Sering mati listrik, e-voting tidak cocok

Kamis, 19 April 2012 - 14:23 WIB
Sering mati listrik,...
Sering mati listrik, e-voting tidak cocok
A A A
Sindonews.com - Pengamat Politik Siti Zuhro mengatakan bahwa pasti ada potensi praktek kecurangan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) jika menggunakan alat e-voting atau alat pemungutan suara elektronik.

"Ada saja, cuman kecurigaan di saat listrik mati mendadak, apa yang harus dilakukan? Kecuali sudah setting listrik yang baik, karena di Jakarta saja masih susah, apalagi di daerah.," ujarnya wanita yang juga sebagai Anggota Tim Perumus Rancangan Undang-Undang (RUU) Pilkada kepada wartawan usai mengisi acara diskusi bertemakan 'Isu Primordialisme pada Pilkada DKI : Relevankah ?' di gedung The Indonesian Institute Lantai 1 Jalan Wahid Hasyim 194, Jakarta Pusat, Rabu (18/4/2012).

Ditambahkannya, sebenarnya alat e-voting itu diperlukan dalam Pilkada, akan tetapi bukan pada Pilkada tahun ini. "Iya memang penggunaan e-voting itu sangat cocok atau sesuai untuk listrik yang tidak sering mati. Itu jangan sampai nanti Pilkada batal hanya karena mati lampu dan sebagainya. Itu bisa chaos dan bisa violent, kalau sampai di tengah-tengah itu batal," tambahnya.

Seperti diketahui, ketika menawarkan alat e-voting ke pihak KPU DKI Jakarta beberapa waktu lalu, pihak Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) memastikan tak akan ada kecurangan dalam proses Pilkada jika menggunakan e-voting ini.

Kepala program e-voting pada BPPT, Andrari menjelaskan bahwa seseorang yang memilih hak pilih hanya bisa menggunakan sekali hak pilihnya ketika Pilkada menggunakan alat e-voting.

Karena dalam sistem e-voting, kata dia, warga yang sudah menggunakan alat e-voting ini tak bisa lagi menggunakan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) lainnya.

"Maka, jika sudah memilih. Lalu akan memilih di tempat lain, layar e-votingnya akan memberitahu bahwa tak bisa memilih karena sudah memilih," ujarnya kepada wartawan di kantor KPU DKI Jakarta, jalan Budi Kemulyaan, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa 17 April 2012. (wbs)

()
Berita Terkini
Proyek Perpanjangan...
Proyek Perpanjangan 3 Peron Rampung, Stasiun Bogor Kini Bisa Layani 12 Rangkaian Kereta
1 jam yang lalu
Minta Polri Tingkatkan...
Minta Polri Tingkatkan Pencegahan Serangan Bom Rakitan, Sahroni: Semua Pihak Harus Bertanggung Jawab!
1 jam yang lalu
Kaposwil Satgas PRR...
Kaposwil Satgas PRR Aceh Minta BPBD Percepat Pembangunan Huntap
1 jam yang lalu
Perkuat Digitalisasi...
Perkuat Digitalisasi Pariwisata dan Kuliner Jakarta, BI-Pemprov DKI Kolaborasi Ceremony QRIS
2 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Serahkan...
Polda Metro Jaya Serahkan Tumpukan Dokumen di Sidang Praperadilan Roy Suryo
3 jam yang lalu
LPSK Bentuk Tim Pelindungan...
LPSK Bentuk Tim Pelindungan Darurat untuk Tangani Korban Kasus Pembakaran Santri di Lombok
3 jam yang lalu
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved