Panglima geng motor ditembak

Kamis, 19 April 2012 - 08:31 WIB
Panglima geng motor...
Panglima geng motor ditembak
A A A
Sindonews.com - Panglima geng motor Brigez, HD (26) diciduk aparat Polres Garut kemarin. Penangkapan HD didasari oleh sejumlah kasus penganiayaan yang dilakukannya di sejumlah tempat berbeda.

“Aksi tersangka terbilang sadis. Dia menyebabkan sepuluh orang korbannya mengalami luka bacok dan tusukan pada tubuh,” kata Kasat Reskrim Polres Garut AKP Yusuf Hamdani, Rabu 18 April 2012.

Menurut Yusuf, aksi penyerangan warga Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut ini terhadap para korbannya dilakukan tanpa alasan yang jelas.Dalam melakukan aksinya, pelaku langsung menghampiri dan menganiaya para korbannya yang sedang berada di pinggir jalan.

“Modus perbuatan lainnya yakni menyerempet pengendara sepeda motor yang tengah melintas. Bila korban melarikan diri, tersangka langsung mengejar korban dengan menabraknya dan membacok korban dengan senjata tajam. Beberapa aksi di antaranya,dia menggunakan pecahan botol miras sebagai senjata tajam,” ungkapnya.

Disebutkan Yusuf, sejumlah daerah yang dijadikan tempat beraksinya adalah Kecamatan Sukawening, Rancabuaya, dan Kecamatan Cisurupan. Tidak hanya di Garut, HDjuga pernah terlibat aksinya di Bandung, Tasikmalaya, Banjar, dan Ciamis.

“Tersangka termasuk daftar pencarian orang (DPO) yang kami cari sejak 2009,” katanya.

HD berhasil ditangkap pada saat razia geng motor yang dilakukan di kawasan Kecamatan Tarogong.Karena berupaya melarikan diri, polisi terpaksa menembak kedua kaki HD untuk melumpuhkannya. “Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, dia dijerat Pasal 351 ayat 2 dan Pasal 354 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman penjara di atas lima tahun,” ujarnya.

Sementara itu, seorang saksi yang pernah menjadi korban Herdi, Jefri (21) warga Rancabuaya, Kabupaten Garut, mengaku sempat mengalami sejumlah luka serius pada bagian kening, kepala, leher, dan dada. Dia sendiri mengaku tidak tahu alasan HD menyerang dirinya.

“Saya merasa tidak memiliki masalah dengan dia dan kelompoknya. Tanpa alasan yang saya tidak mengerti, dia mengeroyok dan menusuk saya dengan pecahan botol,” tuturnya.

HD sendiri mengaku, aksi brutal yang dilakukan bersama kelompoknya dipicu oleh alasan ingin disegani. Tak jarang, permasalahan rebutan wanita pun sering jadi penyebab aksi onarnya.

“Saya sudah masuk Brigez sejak SMA, yaitu pada 2004. Alasannya cuma iseng saja,” katanya.(azh)
()
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
1 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
2 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
2 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
2 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
2 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
3 jam yang lalu
Infografis
Profil Gatot Nurmantyo,...
Profil Gatot Nurmantyo, Mantan Panglima TNI yang Masuk Bursa Menko Polkam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved