Dua pabrik disatroni rampok bersenpi

Senin, 16 April 2012 - 10:11 WIB
Dua pabrik disatroni...
Dua pabrik disatroni rampok bersenpi
A A A
Sindonews.com - Dua pabrik yang berada di Jalan Raya Bogor, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor di satroni enam perampok bertopeng dengan bersenjata api.

Dalam aksinya para peplaku berhasil menggasak uang sebesar Rp80 Juta. Selain itu para pelaku juga menyekap petugas kemanan sambil menodongkan senjata api.

Aksi perampokan yang menimpa PT Aman Sinambung Karya (ASKA) dan PT Tumbak Mas Niaga Sakti terjadi pada Senin dini hari (16/4/2012).

Para pelaku yang diperkirakan berjumlah enam orang tersebut masuk terlebih dahulu ke PT ASKA. Saat itu satpam langsung disekap sambil ditodongkan senjata api. Kemuian pelaku mengobrak abrik berangkas milik PT ASKA.

Karena tidak ada uangnya, para pelaku langsung melakukan aksinya ke PT Tumbak Mas Niaga Sakti. Di pabrik tersebut para pelaku membobol jendela ruang kantor dan berhasil mengambil uang tunai sebesar Rp. 80 juta rupiah.

Salah satu Satpam Rohendi (35) mengaku dirinya ditodong senjata pistol dibagian lehernya. Kemudian dia dibekap mulutnya menggunakan lakban.

"Ada enam orang, saya disuruh tiarap sambil ditodongkan senjata," ujarnya.(azh)
()
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
4 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
5 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
5 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
5 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
5 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
6 jam yang lalu
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved