Prajurit Raiders juga manusia

Jum'at, 13 April 2012 - 09:15 WIB
Prajurit Raiders juga...
Prajurit Raiders juga manusia
A A A
Sindonews.com – Tak selamanya prajurit Bataliyon Infantri (Yonif) 500/Raider Kodam Brawijaya selalu bersikap garang. Prajurit elit Kodam V Brawijaya juga layaknya manusia biasa yang bisa menangis, tertawa,sedih,dan gembira.

Setidaknya hal itu terekam dalam pameran foto bertajuk ‘Kehidupan Prajurit dan Keluarga dalam Lensa’ di lantai III Ciputra World Surabaya (CWS). Sebanyak delapan puluh bingkai foto berjajar rapi menunjukkan beragam ekspresi prajurit kodam.

Bagaimana mereka bertemu dan bercanda tawa dengan anakanaknya saat berseragam tentara. Juga bersama istri,memelukanak, sertamelakukanberbagaikegiatanketentaraan, seperti latihan perang kota, perang hutan,danpenanggulanganteroris (gultor).Yonif Raider merupakan pasukan pemukul dari lingkunganTNI- AD.

Uniknya puluhan foto yang bisa disaksikan hingga Senin (16/4),mendatang ini bukanlah jepretan dari seorang fotografer profesional. Melainkan, jepretan dari pegawai sipil di lingkungan Kodam V/Brawijaya.“ Foto tersebut dijepret sendiri oleh anggota sipil, sehingga kegiatan di sekitarnya itulah yang dijadikan sasaran,” tutur istri Panglima Kodam (Pangdam) V Brawijaya, Rini Murtedjo, setelah membuka pameran foto,kemarin. Tak ingin memberikan kesibukan lain sebagai fotografer dadakan, Rini menambahkan, karya foto tersebut diambil dalam waktu sehari saja,yakni 25 Maret, lalu.

Pameran foto yang baru dihelat di areal keramaian ini sekaligus memperingati HUT Persatuan Istri (Persit) TNI-AD Kartika Candra Kirana yang ke-66 tahun. Sehingga, selain pameran karya foto, ada juga produkproduk hasil kerajinan ibu-ibu Persit yang dipajang. Komandan Batalyon Infantri (Danyonif) 500/Raiders Letkol Inf Yulka Endriarta, mengatakan, ke 80 foto yang dipamerkan itu merupakan 80 besar karya yang lolos seleksi terbaik.

“Sebelumnya ada sekitar 324 peserta yang masing-masing mengumpulkan tiga karya. Diseleksi dan yang 80 inilah yang terbaik,” jelasYulka.

Tak hanya itu,rekaman video tentang aksi mereka dalam goltor juga diputar di salah satu ujungnya. Sehingga pengunjung CWS bisa mendapatkan banyak informasi tentang kegiatan- kegiatan prajurit Yonif 500/Raider. Meski acara ini kental dengan nuansa tentara namun tidak ada penonjolan simbol-simbol khas bhayangkara negara tersebut.

Penjaga tampil kasual dengan pakain bebas. “Kami memang tidak sedangdinasketentaraan. Kamisedang ada di masyarakat dan ingin mengenalkan sekaligus mendekatkan diri lewat pameran foto ini,tentang tentara juga manusia biasa,” lanjut Yulka.

“Ternyata tentara juga punya selera humor,” tutur Rizkila, salah satu pengunjung sembari menunjuk satu foto yang menggambarnya dua tentara sedang bersenda gurau. (wbs)
()
Berita Terkini
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
13 menit yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
21 menit yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
38 menit yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
55 menit yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
1 jam yang lalu
Tinjau SDN Babakan 01...
Tinjau SDN Babakan 01 Pascarevitalisasi, Wakil Wali Kota Tangsel Pastikan KBM Nyaman
1 jam yang lalu
Infografis
1.000 Prajurit Israel...
1.000 Prajurit Israel yang Meminta Perang Gaza Diakhiri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved