Listrik Banda Aceh padam akibat gempa 8,9 SR

Rabu, 11 April 2012 - 16:09 WIB
Listrik Banda Aceh padam...
Listrik Banda Aceh padam akibat gempa 8,9 SR
A A A
Sindonews.com - Gempa bumi berkekuatan 8,9 Skala Richter (SR) di 2.31 Lintang Utara (LU) 92.67 Bujur Timur (BT) atau kedalaman 434 kilometer (Km) atau 10 km Barat Daya Meulaboh terjadi sekira pukul 15.38.29 WIB.

Akibat gempa itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi Tsunami. Hingga saat ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih terus melakukan pendataan korban luka, jiwa dan kerugian harta benda.

Setidaknya, seluruh aliran listrik di Banda Aceh mati akibat digoyang gempa besar tersebut. "Kondisi listrik di Banda Aceh mati. Masyarakat bergerak ke tempat-tempat atas. BMKG telah mengeluarkan potensi Tsunami. BNPB masih melakukan koordinasi dengan seluruh potensi nasional," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Dr Sutopo Purwo Nugroho melalui BlackBerry Mesengger (BBM), Selasa (11/4/2012).

Dalam pesan BBM-nya, dia menambahkan, gempa berkekuatan besar tersebut membuat warga terkejut. "Lainnya akan disampaikan segera jika ada data. Posko BNPB masih melakukan assessment, koordinasi dan lainnya," terangnya. (san)
()
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
4 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
4 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
4 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
4 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
4 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
5 jam yang lalu
Infografis
Baterai Mobil Listrik...
Baterai Mobil Listrik Made in Karawang Mendunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved