Peredaran sabu tersistem

Jum'at, 30 Maret 2012 - 08:39 WIB
Peredaran sabu tersistem
Peredaran sabu tersistem
A A A
Sindonews.com – Sindikat peredaran narkoba khususnya sabu-sabu lebih tersistem dan rapi. Masing- masing pelaku memiliki peran tersendiri seperti jaringan sel dan berkomunikasi dengan menggunakan telepon.

Direktur Reserse dan Narkoba Polda DIY Kombes Pol Widjanarko mengatakan sabu-sabu itu merupakan barang mahal, peredarannya kebanyakan dalam takaran gram. Untuk mengungkap jaringan peredarannya juga sulit karena mereka memiliki peran masing-masing. “Mereka itu sistemik, ada yang bertindak sebagai kurir, ada operator, ada penyimpan barang, dan big bosnya yang memiliki barang,”katanya.

Satu gram sabu-sabu,harganya bisa mencapai Rp2,5 juta atau sama dengan 1 kg ganja. Untuk mendapatkan tangkapan barang sabu-sabu sebesar 10 gram sangat besar. Sebab, pelaku yang mengedarkan barang itu dinilai sangat rapi.“Karena harganya yang mahal itu, mereka mainnya sangat rapi, beda dengan ganja karena harganya yang memang lebih murah,” ungkap Wijanarko.

Mengenai keberadaan operator pemberi petunjuk kepada tersangka Hr,28,kurir sabu-sabu yang disinyalir berada di dalam Lapas Narkotika, Pakem, Sleman menurut Widjanarko belum bisa dipastikan.

Kasat Narkoba Polres Sleman AKP Heri Yogo secara terpisah mengatakan, operator yang menggerakkan tersangka Hr hingga kemarin belum tertangkap. Pengembangan masih terus dilakukan, penyidik terus menggali keteranganketerangan dari tersangka. (wbs)
()
Berita Terkini
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
33 menit yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
1 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
2 jam yang lalu
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
3 jam yang lalu
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
3 jam yang lalu
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
4 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved