Bentrokan di Bekasi belum ada tersangka

Rabu, 21 Maret 2012 - 12:10 WIB
Bentrokan di Bekasi...
Bentrokan di Bekasi belum ada tersangka
A A A
Sindonews.com - Tindak kekerasan belakangan ini semakin meningkat. Mulai dari kekerasan akibat konflik individu hingga melibatkan kelompok massa. Tentu saja, persoalan ini menimbulkan keresahan di masyarakat.

Kekerasan belum lama ini kembali terjadi di Jalan Kalibaru, Kranji, Medan Satria, Kota Bekasi. Dalam bentrokan melibatkan pemuda ini menyebabkan dua korban tewas. Bahkan korban tewas tersebut, orang yang tak terlibat konflik hanya kebetulan melintas di jalan sekitar bentrokan tersebut.

Peritiwa ini, dalam penanganan pihak kepolisian. Bahkan, untuk mencegah kembali terjadinya bentrokan susulan, pihak kepolisian sudah menerjunkan dua Satuan Setingkat Kompi (SSK) ke lokasi kejadian. "Kita sedang melakukan penyelidikan, semua yang ditangkap itu belum dijadikan tersangka," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Untung S Rajab di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (21/3/2012).

Seperti diketahui kedua kelompok saling serang menggunakan senjata tajam dan bambu runcing di Jalan Kalibaru, Kranji, Medan Satria, Kota Bekasi. Peristiwa ini bermula ketika seorang pemuda Ambon membeli minuman beralkohol di warung jamu sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP), pada Minggu 18 Maret malam.

Pemuda tersebut kemudian membuat onar di Kampung Rawabambu. Karena kesal, seorang warga Kampung Rawabambu memukul warga etnis Ambon tersebut dengan botol saus yang mengenai kepalanya. Setelah kejadian itu warga etnis Ambon mengadakan sweeping di kampung Rawabambu dan membacok seorang warga bernama Septian Yahya Saputra (19).

Sempat dikabarkan, dua pemuda yang tewas berasal dari kelompok John Refra Kei, tokoh pemuda asal Pulau Kei Maluku yang kini menjadi tersangka kasus pembunuhan terhadap bos PT Sanex Steel Tan Hary Tantono alias Ayung.

Menurut informasi, dua pemuda tersebut memang kerap terlihat bertandang ke rumah John di Perumahan Titian Indah, Kalibaru Timur, Bekasi Barat. Namun pihak Polda Metro membantah, bentrokan tersebut melibatkan kelompok John Kei. "Ini sedang kita tindaklanjuti. Ini bukan John Kei atau ormas," tegasnya.
()
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
3 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
4 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
5 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
5 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
6 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved