Apa motivasi Panwaslu kritisi dukungan calon independen?

Sabtu, 03 Maret 2012 - 18:42 WIB
Apa motivasi Panwaslu...
Apa motivasi Panwaslu kritisi dukungan calon independen?
A A A
Sindonews.com - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta mengkritisi banyaknya dukungan palsu yang ditemukan dari para calon independen yang akan maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2012 mendatang. Namun kritik tersebut dianggap sebagai langkah yang overlap.

"Saya curiga motivasi Panwaslu yang semangat mengkritisi hal-hal di luar kewenangan. Yang punya hak valid atau tidak itu KPU," kata pengamat politik Burhanudin Muhtadi dalam diskusi Redbons Discussion yang digelar Okezone.com di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta, Sabtu (3/3/2012).

Menurutnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah DKI Jakarta saat ini saja masih bekerja meneliti kualifikasi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang diberikan calon independen sebagai syarat untuk maju dalam Pilgub DKI Jakarta.

Sehingga, Burhanudin menyarankan, untuk menyelesaikan permasalahan ini, lebih baik KPU bekerja secara maksimal dan membuat verifikasi dukungan calon independen secara aktual.

"Ada sekian ratus ribu yang dianggap enggak standar. Kalau 200 ribu lebih saya ragu," ucapnya.
()
Berita Terkini
Parapuar 2026 Hadirkan...
Parapuar 2026 Hadirkan Senja, Budaya dan Musik di Labuan Bajo
1 jam yang lalu
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
2 jam yang lalu
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
4 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
5 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
5 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
6 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved