Banjir dan puting beliung landa Bojonegoro

Rabu, 29 Februari 2012 - 06:28 WIB
Banjir dan puting beliung...
Banjir dan puting beliung landa Bojonegoro
A A A
Sindonews.com - Banjir dan puting beliung menerjang wilayah selatan Bojonegoro. Sedikitnya, empat kecamatan yaitu Sukosewu, Balen, Kapas, dan Bubulan dilanda banjir bandang luapan Sungai Pacal.

Sementara itu, angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Temayang. Banjir setinggi lutut menggenangi permukiman warga di Desa Kabunan, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro. Banjir luapan Sungai Pacal itu mulai terjadi sejak pukul 03.00 WIB, Selasa (28/2/2012).

“Banjir setinggi lutut itu masuk ke rumah rumah warga yang berada dekat dengan aliran Sungai Pacal,” ujar Sri Astuti (45), warga Desa Kabunan.

Banjir juga menggenangi jalan-jalan desa di Kecamatan Sukosewu, Bubulan, dan Kapas. Banjir luapan Sungai Pacal itu terjadi lantaran sehari sebelumnya terjadi hujan deras di wilayah selatan Bojonegoro.

Air banjir berwarna kuning kecokelatan dan bercampur lumpur itu bergerak cepat dari daerah perbukitan ke daerah di bawahnya yang banyak terdapat permukiman penduduk.

Banjir menggenangi 27 rumah warga dan dua musala di Desa Ngorogunung, Kecamatan Bubulan. Warga yang rumahnya tergenang banjir memindah perabotan rumah tangga dan barang berharga ke lokasi yang lebih aman.

Warga juga mengevakuasi hewan ternak seperti sapi dan kambing ke lokasi yang lebih tinggi. Pada saat yang bersamaan, puting beliung juga menerjang 44 rumah di Desa Jono, Kecamatan Temayang. Sedikitnya 42 rumah rusak ringan dan dua rumah rusak sedang.

Rumah yang diterjang puting beliung itu gentengnya berserakan jatuh ke tanah. Selain itu, beberapa rumah yang temboknya dari kayu dan anyaman bambu tersingkap lantaran diterjang angin kencang.

Menurut Kasi Kesiapsiagaan dan Penanggulangan Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bojonegoro Sutardjo, hingga kini belum ada laporan adanya korban jiwa dalam bencana banjir bandang dan puting beliung itu. Namun, kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

“Kami masih mendata rumah yang tergenang banjir atau diterjang puting beliung itu,” ujarnya.

Pihaknya, hingga kini masih terus berkoordinasi dengan pihak kecamatan untuk mendapatkan laporan kejadian bencana banjir bandang dan puting beliung itu. Banjir dan puting beliung sering terjadi di wilayah selatan Bojonegoro. Daerah hutan yang kini tandus rawan menyebabkan terjadinya banjir dan puting beliung. Banjir luapan Sungai Pacal juga terus bergerak dan bermuara di Sungai Bengawan Solo.

Saat ini, kondisi Sungai Bengawan Solo juga terlihat bergerak naik. Ketinggian air sungai yang terpantau di papan duga dekat Pasar Besar Bojonegoro pada pukul 13.00 WIB berada di kisaran 11.68 pheilscaal atau di bawah siaga.

Meski begitu, pihak BPBD Bojonegoro terus memantau perkembangan ketinggian air sungai lantaran ada kiriman air dari anak-anak sungai.
()
Berita Terkini
Perkuat Kerja Sama Perbatasan...
Perkuat Kerja Sama Perbatasan RI-Malaysia, Ditjen Bina Adwil Kenalkan Bridge System
19 menit yang lalu
Ratusan Peserta Ramaikan...
Ratusan Peserta Ramaikan AllPack Surabaya dan East Beauty Pack Expo 2026
1 jam yang lalu
Video Detik-detik Penangkapan...
Video Detik-detik Penangkapan Roy Suryo Diputar di Sidang Praperadilan
3 jam yang lalu
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda...
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda Bali Gagalkan Peredaran 937 Butir Narkoba Jenis Mephedrone
3 jam yang lalu
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, DPC PPP Lebak Bidik Gen Z lewat Strategi Kreatif dan Inklusif
4 jam yang lalu
Banjir Tapanuli Tengah...
Banjir Tapanuli Tengah Jadi Alarm, YSSC Desak Gerakan Nyata Pulihkan Hutan
5 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved