Polisi harus klarifikasi status DPO Poken

Sabtu, 25 Februari 2012 - 13:49 WIB
Polisi harus klarifikasi...
Polisi harus klarifikasi status DPO Poken
A A A
Sindonews.com - Nama Poken Fokubun sempat disebutkan dalam Daftar Pencarian Polisi (DPO) karena diduga terlibat dalam pembunuhan bos PT Sanex Steel Tan Hari Tantono alias Ayung (50).

Merasa gerah namanya terus disebut, rekan sekampung dengan John Refra alias John Kei yang lebih dulu ditangkap dalam kasus sama itu mendatangi Mapolda Metro Jaya Jakarta bersama kuasa hukumnya, Cosmas Refra.

"Klien saya tidak nyaman dengan pemberitaan di media yang menyebutkan Poken Fokubun sebagai DPO, kami langsung mendatangi penyidik Jatantras Polda Metro, kemarin (Jumat 24 Februari)," jelas Cosmas ketika dihubungi Sindonews melalui telepon Sabtu (25/2/2012).

Saat mendatangi pihak kepolisian, kliennyanya pun diinterogasi, namun setelah itu Poken diizinkan pulang. "Dia diizinkan pulang oleh penyidik," kata Cosmas.

Selama diinterogasi, menurut Cosmas, kliennya ditunjukkan foto-foto dari rekaman CCTV yang berisi wajah-wajah orang yang diduga terlibat dalam pembunuhan Ayung.

"Saat kejadian klien saya tidak ada di sana. Poken ini kan sopir bung Tito (adik John Kei), kemana-mana sama bung Tito. Pada hari itu dia pulang bekerja sore langsung pulang ke rumahnya di Bekasi untuk istrahat. Enggak kemana-mana lagi," tutur Cosmas.

Maka itu, Cosmas meminta agar pihak kepolisian segera mengklarifikasi status DPO kliennya tersebut.

"Harus ada (klarifikasi), karena konotasi DPO itu membuat orang merasa dirugikan, itu pasti," tegasnya singkat.(lin)
()
Berita Terkini
Kementan Dukung Pengembangan...
Kementan Dukung Pengembangan 5.000 Indukan Ayam ALOPE UNHAS-1
1 jam yang lalu
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Dinilai Alarm Keras Tata Kelola Sampah, DPR: Open Dumping Tak Bisa Ditoleransi
3 jam yang lalu
Kakanwil Imigrasi Bali...
Kakanwil Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan
4 jam yang lalu
Serahkan Jenazah Pilot...
Serahkan Jenazah Pilot PT AMA, Pangkogabwilhan III Kutuk Keras Penembakan Pelayan Kemanusiaan
4 jam yang lalu
Penelitian Unair: Galon...
Penelitian Unair: Galon Polikarbonat Tak Terkait Gangguan Hormon hingga Kanker
6 jam yang lalu
Pramono Minta Penambahan...
Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen
6 jam yang lalu
Infografis
3 Bandara Ini Kembali...
3 Bandara Ini Kembali Mendapatkan Status Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved