Ditemukan di Leuwi Orok, korban sulit diidentifikasi

Selasa, 21 Februari 2012 - 10:27 WIB
Ditemukan di Leuwi Orok,...
Ditemukan di Leuwi Orok, korban sulit diidentifikasi
A A A
Sindonews.com - Satu per satu korban ambruknya Jembatan Cidua ditemukan. Setelah satu korban ditemukan di daerah Cikokol, Tangerang, Banten, tadi malam, kini satu korban ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian.

Korban ditemukan di Leuwi Orok, Desa Cibanteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Selasa (21/2/12) pagi.

Korban ditemukan warga setempat saat melakukan pencarian. Korban langsung dibawa ke RSUD Leuwiliang untuk proses identifikasi.

Staf Desa Cibanteng Saeful Anwar mengatakan, pihak rumah sakit kesulitan melakukan identifikasi, karena kondisi korban yang sulit dikenali.

Sebelumnya, korban diduga bernama Dini binti Junaidi (10), warga RT 06/02, Kampung Pabuaran, Desa cibanteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Juga diduga bernama Fajar Maulida berusia 10 tahun, kerap dipanggil Ajay.

Sejauh ini empat keluarga korban sudah mendatangi RSUD Leuwiliang untuk memastikan korban merupakan anggota keluarganya. Namun keempat keluarga tidak mengenali korban.
()
Berita Terkini
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
14 menit yang lalu
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
17 menit yang lalu
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
1 jam yang lalu
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
2 jam yang lalu
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
3 jam yang lalu
129 Sampul Paspor Bekas...
129 Sampul Paspor Bekas Jemaah Haji Ditemukan Tercecer di Serpong, Imigrasi: Dokumen Lama
3 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved