25 DPC Demokrat Jateng terima uang Anas

Senin, 20 Februari 2012 - 14:54 WIB
25 DPC Demokrat Jateng...
25 DPC Demokrat Jateng terima uang Anas
A A A
Sindonews.com - Kecurangan Anas Urbaningrum dalam pemilihan Ketua Umum Partai Demokrat, satu persatu mulai terkuak. Diawali dengan keterangan terdakwa kasus suap Wisma Atlet SEA Games Muhammad Nazaruddin, topeng Anas dalam Kongres Partai Demokrat 2010 dibongkar.

Pengakuan DPC Partai Demokrat Kabupaten Minahasa Tenggara, Provinsi Sulawesi Utara, Diana Maringka semakin memperkuat keterangan Nazaruddin atas kecurangan yang dilakukan Anas. Dalam keterangannya, Diana mengaku menerima uang dari tim sukses Anas sebesar USD7.000 dan Rp30 juta.

Selain uang, dia juga mengaku diberikan BlackBerry menjelang kongres Partai Demokrat. Kini, keterangan itu semakin diperkuat dengan pengakuan Ketua DPC Partai Demokrat Sragen, Jawa Tengah (Jateng) Joko Saptono. Dia mengaku menerima uang saat Kongres Partai Demokrat di Bandung dan BlackBerry agar memilih Anas sebagai ketua umum.

Lebih jauh, Joko mengaku ada 25 DPC dari 35 DPC di Jateng yang menerima dan menikmati uang tersebut. "Saya menerima uang pemenangan dari Anas Urbaningrum sebesar Rp5 juta dan satu buah handphone BlackBerry untuk mendukung Anas menjadi ketua," ujarnya, Sragen, Senin (20/2/2012).

Ditambahkan dia, uang tersebut diberikan Anas sehari sebelum pemilihan Ketua Dewan Pengurus Pusat Partai Demokrat. Uang tunai dan handphone BalckBerry itu, kata Anas untuk uang saku dan transportasi, serta untuk memudahkan komunikasi masing-masing pengurus.

"Saat itu saya langsung menerimanya dan tidak menanyakan sumber dana tersebut dari mana, karena sebagian besar DPC Partai Demokrat di Jateng juga menerima uang yang sama. Sekarang handphonenya sudah tidak ada, sudah saya jual," terangnya.

Namun, semua itu dibantah Anas. Dia mengaku, tidak pernah menerima uang dari kas Grup Permai, saat mencalonkan diri menjadi Ketum Partai Demokrat pada Kongres Partai Demokrat pertengahan Mei dua tahun lalu. Anas juga mengaku tidak tahu menahu soal aliran duit seperti dikatakan Yulianis dalam Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

"Apa itu? Daun pisang kali ya. Saya kira tidak ada itu. Tidak benar," bantahnya waktu lalu di Indramayu, Jawa Barat, Kamis 26 Januari 2012 malam.

Seperti diketahui, Yulianis menyebut adanya catatan uang ke Anas sebesar Rp100 juta dan Andi Mallarangeng juga disebut menerima Rp150 juta. Selain itu, Yulianis juga sempat menyebut ada catatan uang sebesar Rp30 miliar dan USD5 juta dalam gelaran Kongres pemilihan Ketum PD periode 2010-2015.

Uang sebanyak itu, kata Yulianis saat bersaksi di Pengadilan Tipikor, diangkut dengan menggunakan mobil boks, didampingi tiga mobil pribadi lainnya yaitu Toyota Fortuner, Honda CRV, dan satu unit mobil patroli lalu lintas. (san)
()
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
28 menit yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
2 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
2 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
2 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
4 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
5 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved