Pembunuh bos PT Sanex diringkus

Sabtu, 18 Februari 2012 - 10:27 WIB
Pembunuh bos PT Sanex...
Pembunuh bos PT Sanex diringkus
A A A
Sindonews.com - Kasus pembunuhan bos PT Sanex Steel, Tan Hari Tantono alias Ayung (50) mulai terungkap. Tim Gabungan Subdit Umum dan Resmob Polda Metro Jaya berhasil menangkap John Kei yang diduga sebagai pelaku sekaligus otak pembunuhan itu, tadi malam.

Penangkapan itu disampaikan langsung oleh Mabes Polri melalui rilisnya kepada Sindonews, Sabtu 18 Februari 2012.

John Kei yang dikenal sebagai preman kelas kakap ini dibekuk saat berada di tempat persembunyiannya di Kamar no 501, Hotel C' One kawasan Pulomas, Jakarta Timur (Jaktim), Jumat malam 17 Februari 2012.

Seperti diketahui, korban pembunuhan Ayung ditemukan tewas di salah satu hotel kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis 26 Januari lalu.

Kasus tersebut mendapat titik terang setelah tiga pelaku menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya sehari setelah pembunuhan itu terjadi. Dari penyidikan terhadap tiga orang itu, polisi meyakini pelaku lebih tiga orang.

John Kei lah yang diidentifikasi sebagai otak dan dalang dari aksi pembunuhan itu. Untuk sementara ini pembunuhan itu dilatar belakangi masalah utang.(lin)
()
Berita Terkini
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
48 menit yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
1 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
1 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
2 jam yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
8 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
8 jam yang lalu
Infografis
Bos Intelijen AS Pilihan...
Bos Intelijen AS Pilihan Trump Dituduh Sebagai Aset Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved