Sopir bus terpengaruh obat tidur

Rabu, 15 Februari 2012 - 16:28 WIB
Sopir bus terpengaruh...
Sopir bus terpengaruh obat tidur
A A A
Sindonews.com - Seorang sopir bus PO Pangeran jurusan Surabaya-Malang diketahui terpengaruh efek obat yang mengandung ephedrine dan CTM, saat membawa penumpang.

Namun setelah petugas meyakini kondis sopir cukup fit, petugas mempersilakan melanjutkan perjalanannya.

Dokter Polres Pasuruan Patria Rusli, yang memeriksa sopir bus, Sigit Riyanto, meminta agar dia digantikan sopir lain. Namun karena tidak terdapat sopir cadangan dan kondisi kesehatannya masih fit, dia akhirnya dipersilakan melanjutkan perjalanannya.

"Efek sirup obat yang mengandung ephedrine dan CTM akan menjadi mengantuk. Namun reaksi obat ini akan berlangsung dalam beberapa jam setelah meminum obat," kata dr Patria Rusli yang didampingi Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Indro Susetyo, Rabu (15/2/2012).

Pemeriksaan urine dan kesehatan sopir bus dan angkutan umum ini dilakukan di Terminal Pandaan Kabupaten Pasuruan. Selain itu, petugas juga memeriksa kelaikan kondisi fisik serta kelengkapan surat-surat bus.

Dari hasil uji pemeriksaan urine, tidak diketahui adanya sopir yang terindikasi mengkonsumsi obat-obatan terlarang dan minuman keras.

Kapolres Pasuruan AKBP Achmad Ibrahim mengungkapkan, pemeriksaan sopir bus ini sebagai upaya mengantisipasi kecelakaan di jalan raya yang disebabkan kondisi fisik dan kesehatan tidak memenuhi syarat.

Selain itu, pemeriksaan ini juga dilakukan pada kondisi fisik kendaraan. "Kondisi rem dan roda merupakan faktor utama kelaikan kendaraan. Kami ingin memastikan bahwa kondisi fisik bus yang beroperasi di Pasuruan cukup laik jalan," kata Kapolres Pasuruan Achmad Ibrahim.

Selain pemeriksaan kendaraan, pihak Polres Pasuruan juga memberikan imbauan kepada pengemudi bus untuk meningkatkan kewaspadaan selama berada di perjalanan. Hal ini sekaligus untuk memberikan kenyamanan dan rasa aman terhadap penumpang bus dan angkutan umum yang melintas di jalur Pasuruan.

"Kegiatan ini akan dilakukan secara rutin. Ini adalah upaya preventif untuk mengantisipasi kecelakaan di jalan raya. Termasuk pengecekan terhadap sopir, apakah mereka sopir tembak atau memang sopir yang bekerja pada perusahaan bus," tandas Kapolres Achmad Ibrahim.
()
Berita Terkini
Gagas Forum Dialog,...
Gagas Forum Dialog, AHY Ajak Profesor dan Gen Z Rumuskan Masa Depan Indonesia
45 menit yang lalu
Dorong Kemandirian,...
Dorong Kemandirian, UMB Asah Kreativitas Siswa Disabilitas lewat Ekonomi Kreatif
2 jam yang lalu
Halte Transjakarta Tebet...
Halte Transjakarta Tebet Eco Park Tetap Beroperasi usai Ditabrak Truk
3 jam yang lalu
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik 1,2 Km
7 jam yang lalu
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
19 jam yang lalu
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
20 jam yang lalu
Infografis
6 Obat Herbal yang Bisa...
6 Obat Herbal yang Bisa Membersihkan Paru-paru secara Alami
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved