Buruh tuntut sistem outsourcing dihapus

Rabu, 15 Februari 2012 - 11:16 WIB
Buruh tuntut sistem...
Buruh tuntut sistem outsourcing dihapus
A A A
Sindonews.com - Ribuan buruh dan sopir angkot di kawasan Surabaya Industri Estate Rungkut Sier, Surabaya, berunjuk rasa menuntut sistem kerja outsorcing dihapus.

Aksi sekira 5.000 buruh ini tergabung dalam Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI). Dalam aksinya, para buruh berorasi, kemudian dilanjut konvoi ke kantor Pemkot Surabaya.

Mereka datang menggunakan kendaraan truk dan ribuan sepeda motor. Kemudian berjalan dengan menutup semua badan jalan protokol di Surabaya. Akibatnya, kemacetan parah terjadi di Jalan Raya Ahmad Yani.

Suwoto, korlap aksi mengatakan, para buruh menuntut sistem kerja outsourcing secara ilegal segera dihapus. "Dengan sistem kerja outsourcing ilegal merugikan para buruh. Outsourcing membuat buruh tidak mempunyai masa depan," tandasnya di sela-sela aksi, Rabu (15/2/2012).

Aksi konvoi para buruh ini juga diikuti oleh puluhan sopir angkot yang menuntut agar perda soal peremajaan pada mobil angkutan umum segera dicabut. Pasalnya, aturan tersebut justru merugikan sopir angkot.

Untuk menghindari keributan di jalan raya, aksi konvoi buruh ini dikawal ketat petugas kepolisian dari Polrestabes Surabaya.
()
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
1 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
1 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
1 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
1 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
2 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
2 jam yang lalu
Infografis
1.525 Tentara Lapis...
1.525 Tentara Lapis Baja Israel Tuntut Diakhirinya Perang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved