Dua anggota Polsek Jonggol dipukuli pria cepak

Senin, 13 Februari 2012 - 10:42 WIB
Dua anggota Polsek Jonggol...
Dua anggota Polsek Jonggol dipukuli pria cepak
A A A
Sindonews.com - Dua anggota Polsek Jonggol Briptu Sopian (23), dan Bripka Ikna (27), harus menjalani perawatan di RS Amanda Serang Cikarang, Kabupaten Bekasi setelah diserang enam orang tak dikenal di Jalan Baru, Jonggol, kemarin dini hari pukul 02.45 WIB.

Briptu Sopian menderita luka di bagian kepala selebar enam sentimeter. Dia juga menderita luka sepanjang delapan sentimeter di bagian dada dan punggung akibat sabetan samurai. Sedangkan Bripka Ikna, jari telunjuk kanannya nyaris putus ditebas golok dan kepala bagian belakang robek sedalam tiga sentimeter.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa nahas itu bermula ketiga dua korban ikut menggelar operasi kendaraan di Jalan Raya Jongol-Cariu Desa Jonggol.

Operasi ini melibatkan anggota Polsek Jonggol dan Satlantas Polres Bogor. Saat itu, ada seorang pemuda yang mengendarai motor distop, lalu ditanyai kelengkapan surat kendaraanya. "Lantaran tak memiliki SIM dan STNK, sepeda motornya ditahan dan dikenakan tilang," ujar anggota Polsek Jonggol yang menangani kasus ini.

Penyidik yang tak mau disebut namanya ini menuturkan, usai menggelar razia, petugas kembali ke Polsek Jonggol lalu membubarkan diri. Lalu, kedua korban berniat pulang ke rumahnya di kawasan Cileungsi. Saat perjalanan, meraka mampir ke warung Mas Gagap. "Keduanya memesan nasi goreng," kata Uya, pelayan warung nasi itu saat dimintai keterangan sebagai saksi.

Ketika menungu pesanan nasi goreng, tiba-tiba muncul enam lelaki berambut cepak dan berbadan tegap berboncengan tiga sepeda motor. Setelah turun dari motor, tanpa basa-basi mereka mencabut golok dan samurai yang diselipkan di balik jaket.

Tanpa menunggu lama, keenam pemuda itu menyerang Briptu Sopian dan Bripda Ikna secar membabi buta. Bahkan, salah seorang pelaku langsung mengeluarkan pistol lalu menembak ke arah korban. Mendapat serangan yang tidak terduga tersebut, kedua korban hanya bisa bertahan dan berteriak "ada apa ini, ada apa ini". Namun, teriakan itu tidak dihiraukan dan pelaku terus menyerang korban.

Baru setelah kedua polisi itu ambruk bersimbah darah, kawanan pelaku kabur dan tancap gas ke arah Jonggol. "Keduanya kini masih dalam perawatan di RS Armanda, Serang. Kronologisnya saya tidak tahu pasti, sebab fokus menangani kecelakaan maut Bus Karunia Bakti di Puncak, Cisarua," ungkap Kasat Lantas Polres Bogor Kabupaten AKP Syarief Zainal Abidin kemarin.

Kasat Reskrim Polres Bogor Kabupaten AKP Imron Ermawan mengatakan,saat ini sudah dua saksi yang diperikas, yakni pemilik dan karyawan warung tempat korban diserang. "Sedangkan motifnya belum diketahui pasti," ujar AKP Imron Ermawan. (san)
()
Berita Terkini
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
12 menit yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
21 menit yang lalu
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
3 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
4 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
5 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
6 jam yang lalu
Infografis
Geger Suksesi Keraton...
Geger Suksesi Keraton Solo: Dua Putra Berebut Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved