Aksi sweeping angkutan bertonase berat batal
Jum'at, 10 Februari 2012 - 08:17 WIB
Aksi sweeping angkutan bertonase berat batal
A
A
A
Sindonews.com - Aksi sweeping yang rencananya dilakukan Forum Masyarakat Desa se-Kecamatan Tanjung Lago, Banyuasin, kemarin batal dilaksanakan.
Pasalnya, massa aksi yang merupakan warga dari beberapa desa di Kecamatan Tanjung Lago tersebut, tidak masif dan terpimpin. Kemarin pagi sekitar pukul 10.00 WIB, massa yang berjumlah lebih dari 50 orang dari Desa Banyu Urip dan sekitarnya, terbagi atas dua kelompok. Kelompok pertama berada di komplek pasar kawasan transmigrasi terpadu (KTM) Telang, dan sisanya berada di luar kawasan KTM.
Karena massa sudah mencair dan beberapa warga tampak sudah sangat emosi, sebagai Ketua Forum masyarakat Desa se-Tanjung Lago,Nasir memutuskan untuk membatalkan aksi sweeping tersebut.“Saya sebagai ketua, tidak mau aksi sweeping akhirnya anarkis. Karena sebagian lainnya sudah terlanjur emosi dan berada di luar. Kami putuskan tidak jadi aksi, ”jelas dia kemarin.
Sementara itu, Kapolsek Talang Kelapa Kompol Himawan B,yang langsung meninjau aksi sweeping, mengungkapkan, pihak kepolisian sekali pun belum bisa menindak kesalahan yang dilakukan para pengendara angkutan bertonase berat tersebut.Karena domain upaya penertiban akan muatan kendaraan berdasarkan SK Gubernur Sumsel, berada pada pemerintah setempat. (wbs)
Pasalnya, massa aksi yang merupakan warga dari beberapa desa di Kecamatan Tanjung Lago tersebut, tidak masif dan terpimpin. Kemarin pagi sekitar pukul 10.00 WIB, massa yang berjumlah lebih dari 50 orang dari Desa Banyu Urip dan sekitarnya, terbagi atas dua kelompok. Kelompok pertama berada di komplek pasar kawasan transmigrasi terpadu (KTM) Telang, dan sisanya berada di luar kawasan KTM.
Karena massa sudah mencair dan beberapa warga tampak sudah sangat emosi, sebagai Ketua Forum masyarakat Desa se-Tanjung Lago,Nasir memutuskan untuk membatalkan aksi sweeping tersebut.“Saya sebagai ketua, tidak mau aksi sweeping akhirnya anarkis. Karena sebagian lainnya sudah terlanjur emosi dan berada di luar. Kami putuskan tidak jadi aksi, ”jelas dia kemarin.
Sementara itu, Kapolsek Talang Kelapa Kompol Himawan B,yang langsung meninjau aksi sweeping, mengungkapkan, pihak kepolisian sekali pun belum bisa menindak kesalahan yang dilakukan para pengendara angkutan bertonase berat tersebut.Karena domain upaya penertiban akan muatan kendaraan berdasarkan SK Gubernur Sumsel, berada pada pemerintah setempat. (wbs)
()