Reka ulang kasus Afriyani terkesan diam-diam?

Rabu, 08 Februari 2012 - 09:14 WIB
Reka ulang kasus Afriyani...
Reka ulang kasus Afriyani terkesan diam-diam?
A A A
Sindonews.com - Reka ulang kasus kecelakaan maut yang menewaskan sembilan orang di Jalan Ridwan Rais 22 Januari 2012 lalu menuai kritikan dari pihak tersangka. Reka ulang tersebut dilakukan, kemarin di tempat hiburan Stadium Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat.

Bahkan, pihak kuasa hukum Afriyani mengaku kaget dengan pemberitahuan yang sifatnya mendadak. Akibatnya, ketika tiba di lokasi, reka ulang tersebut telah selesai dilaksanakan. Hingga saat ini kuasa hukum Afriyani belum mengetahui pasti apa alasan pihak kepolisian melakukan reka ulang yang terkesan diam-diam.

"Rabu, Afriyani akan di BAP untuk kasus kecelakaan, yang kemarin itu reka ulang untuk kasus narkoba,” ujar Efrizal selaku kuasa hukum Afriyani tadi malam.

Meski mengecewakan, tapi pihaknya menghormati upaya reka ulang tersebut, sebab dia yakin pihak kepolisian mempunyai alasan sendiri mengapa reka ulang digelar seperti itu. "Saya juga dikasih tahu mendadak, sebelumnya saya kontak polisi katanya masih dirapatkan, namun tiba-tiba jam 12.00 WIB, saya dikasih tahu ada reka ulang, saya coba mengejar ke lokasi namun sudah selesai," tukasnya.

Selain persoalan reka ulang ini, dia juga menyinggung proses penganan kasus tersebut yang dinilai lambat. Lagi-lagi, pihaknya berusaha berfikir positif, dan menduga pihak kepolisian menunggu berkas kasus tersebut lengkap atau P21.

"Saya lihat Afriyani kok lebih istimewa dari teroris, selama saya jadi pengacara selama 17 tahun baru kali ini BAP hampir mencapai tiga pekan, biasanya dua kali datang juga sudah selesai,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Nugroho Aji mengatakan, jadwal rekonstruksi tersebut sudah diberitahukan sebelumnya kepada Kabid Humas Polda Metro Jaya sehingga dia mengelak jika dikatakan rekonstruksi tersebut bersifat mendadak.

"Jadi semuanya itu tidak ada yang dadakan. Saya sudah informasikan ke Pak Kabid dari kemarin, dan memang hari ini rekonstruksi," ucapnya.

Seperti diketahui, reka ulang ini dilakukan pada, Selasa, 7 Februari sekira pukul 12.45 WIB siang di tempat hiburan Stadium Jalan Hayam Wuruk Jakarta Pusat. Reka ulang tersebut terkait kasus penggunaan narkoba.
()
Berita Terkini
Masyarakat Diimbau Jaga...
Masyarakat Diimbau Jaga Jarak Aman 3 Meter dari Jaringan dan Instalasi Listrik
33 menit yang lalu
Operasi Patuh Jaya 8-21...
Operasi Patuh Jaya 8-21 Juni 2026, Pengendara Copot Pelat Nomor Jadi Target
3 jam yang lalu
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Segera Disidang, Roy Suryo: Kayaknya Ini Didorong Termul yang Ngamuk
4 jam yang lalu
Kejari Manggarai Barat...
Kejari Manggarai Barat Setor Rp2 Miliar Uang Korupsi ke Kas Negara
4 jam yang lalu
Macet Parah, Pengendara...
Macet Parah, Pengendara Diminta Hindari Exit Tol Sentul Selatan
6 jam yang lalu
Ketua MKI Jateng Dukung...
Ketua MKI Jateng Dukung Percepatan EBT dan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik
6 jam yang lalu
Infografis
Profil Dadan Hindayana,...
Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved