Rendahnya upah picu luapan kemarahan buruh

Sabtu, 04 Februari 2012 - 10:53 WIB
Rendahnya upah picu...
Rendahnya upah picu luapan kemarahan buruh
A A A
Sindonews.com - Langkah hukum diambil Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) yang menggugat kenaikan upah buruh sangat disayangkan Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans).

Padahal, upah minimum buruh di Indonesia masih terlalu rendah, sementara kebutuhan hidup terus naik. Kondisi itulah sebenarnya yang pemicu gejolak dan aksi buruh belakangan ini.

"Akumulasi persoalan selama ini muncul karena terlalu rendahnya upah diterima para buruh sehingga para buruh ini tidak bisa hidup sejahtera. Ini membuat buruh bergejolak," ujar Staf Khusus Kemenakertrans Dita Indah Sari dalam disukusi Polemik Sindo Radio di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (4/2/2012).

Dijelaskan Dita, semua pihak tak boleh menutup mata jika aksi buruh terjadi dalam pekan ini merupakan luapan kemarahan akibat kenaikan gaji mereka terusik. Keinginan buruh memiliki gaji layak tentu cukup beralasan mengingat kebutuhan sekarang ini semakin mahal.

Maka itu, menurut Dita persoalan ini harus diselesaikan di meja perundungan sampai menemukan kata sepakat. "Dan satu hal yang bisa meredakan situasi gejolak buruh, pengusaha setuju mencabut gugatan dalam tujuh hari kedepan," tutur Dita.

Selama ini yang dilakukan oleh pemerintah maupun pengusaha dalam menyelesaikan polemik belum cukup kreatif. Komunikasi yang dibentuk masih bersifat formal, maka itu pengusaha dan pemerintah harus lebih kreatif lagi dalam berkomunikasi dengan buruh.

"Pola komunikasi harus kreatif lebih ditekankan pada komunikasi informal, yang sering kita lakukan formal. Kalau informal saya rasa akan lebih terbuka," kata Dita.

Begitu pula dalam proses pengambilan keputusan di Dewan Pengupahan ternyata tidak mewakili semua unsur terutama terhadap buruh. (lin)

()
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
10 menit yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
24 menit yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
33 menit yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
39 menit yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
52 menit yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
1 jam yang lalu
Infografis
Jomblo Waspada! Kesepian...
Jomblo Waspada! Kesepian Picu Penyakit Jantung hingga Diabetes
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved