Akui salah, Afriani siap dihukum berat
Kamis, 26 Januari 2012 - 20:37 WIB
Akui salah, Afriani siap dihukum berat
A
A
A
Sindonews.com - Afriani Susanti, pelaku tabrakan maut akhirnya mengakui kesalahannya menyopir sambil mabuk dan menabrak 12 orang pejalan kaki yang sembilan di antaranya meninggal dunia.
Pernyataan tersebut disampaikan Afriani kepada Efrizal kuasa hukumnya, saat mendampingi pelaku dalam menjalani pemeriksaan. "Dia mengakui kok kesalahannya, dan dia siap menanggung resikonya," ungkap Efrizal ketika dihubungi wartawan, Kamis (26/1/2012).
Efrizal mengatakan, Afriyani tidak merasa dijebak oleh siapapun yang menyebabkan kecelakaan maut tersebut akhirnya
bisa terjadi dan menewaskan sembilan nyawa. "Tidak kok, dia tidak merasa dijebak," imbuhnya.
Efrizal juga menjelaskan, bahwa Afriyani sudah berniat untuk meminta maaf kepada keluarga korban. Namun, dikarenakan kondisi yang saat ini sangat tidak memungkinkan, membuat keinginan Afriani tersebut ditahan.
"Sebenarnya dia mau minta maaf kepada keluarga korban, tapi mau bagaimana lagi, kondisinya sedang seperti ini. Saat ini Afriani masih fokus untuk menenangkan dirinya terlebih dahulu," tambahnya. (san)
Pernyataan tersebut disampaikan Afriani kepada Efrizal kuasa hukumnya, saat mendampingi pelaku dalam menjalani pemeriksaan. "Dia mengakui kok kesalahannya, dan dia siap menanggung resikonya," ungkap Efrizal ketika dihubungi wartawan, Kamis (26/1/2012).
Efrizal mengatakan, Afriyani tidak merasa dijebak oleh siapapun yang menyebabkan kecelakaan maut tersebut akhirnya
bisa terjadi dan menewaskan sembilan nyawa. "Tidak kok, dia tidak merasa dijebak," imbuhnya.
Efrizal juga menjelaskan, bahwa Afriyani sudah berniat untuk meminta maaf kepada keluarga korban. Namun, dikarenakan kondisi yang saat ini sangat tidak memungkinkan, membuat keinginan Afriani tersebut ditahan.
"Sebenarnya dia mau minta maaf kepada keluarga korban, tapi mau bagaimana lagi, kondisinya sedang seperti ini. Saat ini Afriani masih fokus untuk menenangkan dirinya terlebih dahulu," tambahnya. (san)
()