Gunakan narkoba, polisi cuma miliki bukti urine
Selasa, 24 Januari 2012 - 15:46 WIB
Gunakan narkoba, polisi cuma miliki bukti urine
A
A
A
Sindonews.com - Polisi belum menemukan barang bukti narkoba yang dimiliki pelaku pengendara Xenia ‘liar’ dan ketiga temannya. Sampai saat ini, polisi hanya menggunakan hasil tes urine para tersangka sebagai barang bukti.
"Barang bukti saat ini masih dari tes urine yang telah dilakukan. Sampai saat ini juga kami belum menemukan ada barang bukti lainnya yang ada pada pelaku," ungkap Direktur Reserse Narkoba Kombes Nugroho Aji kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (24/1/2012).
Namun pihak kepolisian hingga saat ini masih terus berusaha untuk melakukan pemeriksaan dan pengembangan terhadap kasus tersebut.
Mengenai jenis narkoba yang digunakan para empat pelaku berdasarkan tes urine yang telah dilakukan, diketahui bahwa pelaku menggunakan narkoba jenis ekstasi yang mengandung zat metamphetamine dan juga terkandung alkohol. Polisi tidak menemukan barang bukti narkoba yang disimpan oleh tersangka.
"Kita ketahui mereka telah minum whisky dan bir sebanyak tiga botol di kafe di Kemang. Setelah itu mereka konsumsi ekstasi yang mereka bagi separuh-separuh di diskotik," terang Nugroho.
Pihak kepolisian hari juga telah mengambil sampel darah para pelaku untuk selanjutnya diperiksa untuk memenuhi kelengkapan data mengenai tersangka dalam kasus penggunaan narkoba.
"Tersangka sudah diambil darahnya untuk kemudian dibawa ke Badan Narkotika Nasional (BNN) dan dilakukan pemeriksaan," pungkasnya.(azh)
"Barang bukti saat ini masih dari tes urine yang telah dilakukan. Sampai saat ini juga kami belum menemukan ada barang bukti lainnya yang ada pada pelaku," ungkap Direktur Reserse Narkoba Kombes Nugroho Aji kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (24/1/2012).
Namun pihak kepolisian hingga saat ini masih terus berusaha untuk melakukan pemeriksaan dan pengembangan terhadap kasus tersebut.
Mengenai jenis narkoba yang digunakan para empat pelaku berdasarkan tes urine yang telah dilakukan, diketahui bahwa pelaku menggunakan narkoba jenis ekstasi yang mengandung zat metamphetamine dan juga terkandung alkohol. Polisi tidak menemukan barang bukti narkoba yang disimpan oleh tersangka.
"Kita ketahui mereka telah minum whisky dan bir sebanyak tiga botol di kafe di Kemang. Setelah itu mereka konsumsi ekstasi yang mereka bagi separuh-separuh di diskotik," terang Nugroho.
Pihak kepolisian hari juga telah mengambil sampel darah para pelaku untuk selanjutnya diperiksa untuk memenuhi kelengkapan data mengenai tersangka dalam kasus penggunaan narkoba.
"Tersangka sudah diambil darahnya untuk kemudian dibawa ke Badan Narkotika Nasional (BNN) dan dilakukan pemeriksaan," pungkasnya.(azh)
()