Tiga saksi perusak kantor Kemendagri diperiksa

Jum'at, 20 Januari 2012 - 17:10 WIB
Tiga saksi perusak kantor...
Tiga saksi perusak kantor Kemendagri diperiksa
A A A
Sindonews.com - Tiga saksi yang diduga melakukan perusakan saat aksi demonstrasi di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) beberapa waktu lalu diperiksa. Ternyata ketiga orang tersebut hanya simpatisan dan bukan berstatus sebagai anggota.
Hal tersebut ditegaskan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi, Rikwanto. Berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan, ketiga saksi tersebut mengaku bukanlah anggota dari Front Pembela Islam (FPI) yang diduga melakukan pelemparan saat menggelar aksi demonstrasi di Kementerian Dalam Negeri.

"Mereka mengaku hanya sebagai simpatisan dan hanya ikut ikutan sewaktu aksi demonstrasi," terang Rikwanto kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (20/12/2012).

Rikwanto juga mengatakan, pihaknya telah memeriksa satu orang koordinator aksi unjuk rasa di lapangan."Koordinator tersebut membenarkan bahwa ketiga demonstran tersebut bukanlah anggotanya karena mereka tidak memiliki kartu anggota," tukasnya.

Hingga saat ini, pihaknya, lanjut Rikwanto masih terus mendalami kasus tersebut. Kepolisian juga menyelidiki dari bukti rekaman saat aksi unjuk rasa tersebut berlangsung.

"Dari bukti sementara, kami belum menemukan bukti yang mengarah ke yang disangkakan. Kami juga belum memeriksa Habieb Rizieq selaku pimpinan Front Pembela Islam selaku pimpinan ormas tersebut,"pungkasnya.

Ratusan anggota ormas Islam lainnya menggereduk Gedung Kementerian Dalam Negeri di Jalan Medan Merdeka Utara, Kamis 12 Januari 2012. Mereka berunjuk rasa menyusul beredarnya kabar Kemendagri menarik Peraturan Daerah tentang peredaran minuman keras.

Aksi berlangsuh ricuh karena massa melemparkan batu, tanah, telur busuk dan gelas air mineral. Akibatnya, lampu taman, pos satpam, kaca bagian dalam Kemendagri pecah rusak akibat dilempari massa yang marah.(azh)

()
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
2 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
3 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
4 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
5 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
5 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
5 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved