Program rumah murah Sumsel terganjal aturan

Kamis, 19 Januari 2012 - 05:18 WIB
Program rumah murah...
Program rumah murah Sumsel terganjal aturan
A A A
Sindonews.com - Program pembangunan rumah murah untuk masyarakat miskin di Sumatera Selatan (Sumsel) terhamabat karena terganjal Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Rumah Murah.

Pembangunan program rumah murah Sumsel bekerja sama dengan Bank Sumsel Babel sebagai pemberi kredit.

Pemerintah Provinsi Sumsel telah membangun beberapa unit rumah murah yang terletak di Kramasan, kKcamatan Kertapati, Palembang dengan tipe 21. Saat ini rumah tersebut dalam tahap penyelesaian.

Menurut Gubernur Sumsel Alex Noerdin, pemerintah Provinsi Sumsel akan menemui Menteri Perumahan Negara untuk membicarakan aturan larangan pembangunan rumah tipe 21 bagi masyarakat miskin.

“Memang ada larangan pembangunan rumah tipe 21, untuk kita akan meminta kepada menteri mengenai aturan tersebut. Kalau tetap menginginkan tipe 36 maka kita akan tambah pembangunan dan harganya pun disesuaikan,” ujar Alex di Griya Agung Palembang, Rabu (18/1/2012).

Alex juga mengatakan, pembangunan rumah murah ini sudah mendapatkan apresiasi dari Menpera termasuk pembangunan rumah murah di Kabupaten Kota. Karena pembangunannya didukung infrastruktur jalan yang sangat baik.

“Lahan ini sudah mendapat sertifikasi dari pemerintah, maka harganya bisa lebih murah dibandingkan rumah yang sejenis,” tuturnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya pemerintah Provinsi Sumsel telah meluncurkan program rumah murah untuk buruh, ojek, dan tukang becak dengan kredik lunak sebesar Rp5.000 per hari.

Sementara untuk pegawai negeri golongan II diberikan kredit sebesar Rp10.000 per hari dengan harga jual sebesar Rp40 juta selama 15 tahun.
()
Berita Terkini
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
36 menit yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
1 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
8 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
8 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
8 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
8 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved