Komnas HAM kekeh, korban Bima tiga orang

Jum'at, 06 Januari 2012 - 07:47 WIB
Komnas HAM kekeh, korban...
Komnas HAM kekeh, korban Bima tiga orang
A A A
Sindonews.com-Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) tetap bersikukuh pada temuannya terkait jumlah korban bentrok di Pelabuhan Sape Bima Nusa Tenggara Barat (NTB).

LSM yang konsen pada pelanggaran HAM itu berbeda versi mengenai jumlah korban dengan Mabes Polri. Versi Komnas 3 orang sedang Mabes Polri hanya dua orang. Ada satu lagi korban tewas yang tak disebut polisi, yakni Syarifudin Arrahman.

“Fakta yang kami temukan di lapangan, di badan korban ada bercak darah dan penuh dengan lumpur,” kata Wakil Ketua Komnas HAM, Ridha Saleh seperti dikuti okezone, Kamis malam.

Manurut Ridha, korban saat mengikuti aksi unjuk rasa tanggal 24 Desember dalam keadaan sehat. “Menurut keluarganya, korban tidak ada penyakit dan sehat, kalau polisi bilang korban sakit biar masyarakat yang menilai,” ujar Ridha.

Ketika Komnas HAM, meminta korban dapat diautopsi, pihak keluarga menolak karena adat di kampung tersebut. Keterangan ini juga berbeda dengan versi polisi, yang menyebut Syarifudin tidak mengikuti unjuk rasa di Pelabuhan Sape. (lin)
()
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
24 menit yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
36 menit yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
52 menit yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
1 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
1 jam yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
1 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved