alexametrics

Cegah Konflik, Pemkot Semarang Sediakan Lahan Khusus Pemakaman Pasien Corona

loading...
A+ A-
SEMARANG - Dua pasien yang meninggal terpapar virus corona (COVID-19) dimakamkan di lahan khusus yang disiapkan Pemkot Semarang, Jateng. Lahan khusus itu disiapkan untuk mencegah konflik di tengah masyarakat seperti penolakan sebagaimana di daerah lain.

“Sudah ada dua jenazah yang kemudian dimakamkan di tempat yang kita sediakan di daerah Mijen. Sekali lagi kami ingin semuanya berjalan baik dan smooth,” kata Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi (Hendi), Sabtu (4/4/2020). (Baca juga: Pasien Positif COVID-19 di Prabumulih Belum Diberi Bantuan Makanan)

Hendi menjelaskan, lokasi pemakaman itu cukup jauh dari permukiman warga. Prosesi pemakaman dua jenazah juga sudah mendapat persetujuan dari keluarga masing-masing. Meski demikian, tidak disampaikan secara rinci waktu pemakaman tersebut.

“Keluarga yang kemudian ingin memakamkan jenazah dari keluarga semuanya sudah berjalan sesuai dengan skenario dan harapan. Sudah ada dua jenazah yang dimakamkan di tempat tersebut,” ujarnya.



Berdasarkan laman resmi Kota Semarang Siaga Corona http://siagacorona.semarangkota.go.id/ saat ini terdapat 2.038 ODP (Orang Dalam Pemantauan) dengan rincian 1.230 orang masih dipantau dan 808 selesai pemantauan.

Sedangkan PDP (Pasien Dalam Pengawasan) sebanyak 239 orang, dengan rincian 165 masih dirawat, 48 negatif, 9 meninggal (hasil negatif), dan 17 masih menunggu hasil laboratorium. Sedangkan untuk terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 73 orang. Rinciannya 6 sembuh, 14 meninggal dunia, dan 26 perbaikan klinis.
(shf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top