alexametrics

Korem 172/PWY Pererat Komunikasi Sosial di Pegunungan Bintang Papua

loading...
Korem 172/PWY Pererat Komunikasi Sosial di Pegunungan Bintang Papua
Korem 172/PWY Pererat Komunikasi Sosial di Pegunungan Bintang Papua
A+ A-
OKSIBIL - Korem 172/PWY melakukan berbagai upaya dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Hal tersebut terkait dengan kondisi di distrik Serambakon saat ini yang kurang kondusif akibat dari teror yang dilakukan oleh Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) akhir-akhir ini.

Upaya yang telah dilakukan di antaranya berupa pendekatan secara persuasif dengan semua elemen masyarakat di distrik tersebut. "Kami selalu mengutamakan pendekatan kepada masyarakat melalui komunikasi sosial dan tentunya dengan penyampaian yang dapat dimengerti dan dipahami," kata Kepala Penerangan Korem 172/PWY Mayor Inf Eka Yudha di Oksibil dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/4/2020). (Baca juga: Warga Distrik Serambakon Papua Tolak OPM Berasal dari Daerah Mereka)
Korem 172/PWY Pererat Komunikasi Sosial di Pegunungan Bintang Papua

Dia menjelaskan, Danramil dan Babinsa serta prajurit yang telah disiagakan di Serambakon juga melaksanakan anjangsana ke rumah-rumah masyarakat. Termasuk melibatkan semua pihak, baik Pemda (Bupati, Kadistrik dan kepala kampung), DPR, tokoh agama, tokoh adat dan pemuda.



"Kami mengimbau semua pihak untuk dapat berdialog dan bersama-sama bekerja untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat agar tidak terpengaruh dengan kelompok yang sering membuat teror. Dan sampai saat ini kehadiran TNI di distrik Serambakon mendapat sambutan yang hangat oleh masyarakat", kata Eka.

Dukungan masyarakat tersebut ditunjukkan dengan peran masyarakat yang memberikan informasi, dan bantuan kepada pos TNI yang baru dengan mengantar sebagian hasil penen kebunnya berupa sayur-sayuran, boneng (ubi), kayu bakar untuk memasak dan lain sebagainya.
(shf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak