Wakil Wali Kota: Kondisi Pak Bima Stabil, Hasil Rapid Test Negatif

Kamis, 02 April 2020 - 20:45 WIB
Wakil Wali Kota: Kondisi...
Wakil Wali Kota: Kondisi Pak Bima Stabil, Hasil Rapid Test Negatif
A A A
BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menyebut kondisi Wali Kota Bima Arya Sugiarto saat ini perlahan mulai pulih. Bahkan hasil rapid test, Bima Arya dinyatakan negatif Corona.

"Alhamdulillah, kondisi Pak Bima stabil, tidak ada tanda-tanda penurunan kesehatan. Beliau juga sudah melakukan rapid test, hasilnya negatif," ujar Dedie saat ditemui di Rumah Dinas Wali Kota/Crisis Center Covid-19 Kota Bogor, Jalan Pajajaran, Kamis (2/4/2020). (Baca: Positif Corona, Wali Kota Bogor Diisolasi di RSUD Kota Bogor)

Meski hasil rapid test negatif, namun sesuai dengan prosedur penanganan Covid-19, Bima Arya harus tetap menunggu hasil swab test kedua untuk memastikan kondisi kesehatannya yang sudah dikirim ke Litbangkes Kemenkes.

"Sesuai prosedur Covid-19, harus dilakukan swab test kedua dan sudah diambil specimennya. Mungkin dalam waktu satu dua hari hasilnya keluar," ungkapnya.

Dedie berharap hasil swab tes kedua juga hasil negatifnya sehingga Bima dapat segera kembali memimpin roda pemerintahan di Kota Bogor. "Mudah-mudahan juga negatif, mudah-mudahan dapat memimpin Kota Bogor lagi," tuturnya. (Baca juga: Wakil Wali Kota: Puasa Medsos Bikin Pak Bima Kondisinya Stabil)

Terkait penanganan penyebaran kasus Covid-19 di Kota Bogor, Dedie menyebut, sesuai arahan Gubernur Jawa Barat pada 30 Maret 2020 terkait pelaksanaan PP Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Kota Bogor melaksanakan persiapan pembentukan RW Siaga Corona agar ada kesatuan langkah antara pusat, provinsi, dan dengan kota/kabupaten.

"Tanggal 1 April 2020 kemarin kami baru menerima PP Nomor 21 Tahun 2020 yang mensyaratkan bahwa PSBB harus melalui serangkaian kajian dan persetujuan Menteri Kesehatan dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tingkat pusat. Maka dari itu Kota Bogor mengambil sikap untuk tetap melaksanakan pembatasan sambil mempersiapkan persyaratan pelaksanaan PSBB," jelasnya.

Pemkot Bogor akan bertemu dan berdiskusi dengan Badan Musyawarah DPRD Kota Bogor pada 7 April mendatang agar ada pemahaman bersama antara eksekutif dan legislatif. (Baca juga: Surati Menkes Terawan, Anies Minta Status PSBB di Wilayah Jabodetabek)

"Langkah lain dalam konteks pembatasan adalah menerbitkan Surat Keputusan Bersama Forkopinda, MUI, dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yg mengimbau pelaksanaan ibadah keagamaan di rumah masing," tukasnya.

Sementara itu, kasus meninggalnya pasien dalam pengawasan (PDP) dan terkonfirmasi positif Corona di Kota Bogor terus bertambah. Hingga Kamis (2/4) pukul 14.00 WIB, penambahan kasus meninggal dari PDP berjumlah13 orang ditambah pasien terkonfirmasi positif sebanyak 7 orang atau menjadi 20 orang.

"Jadi hingga saat ini pasien meninggal terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 7 orang, dari 28 kasus yang positif Covid-19. Sedangkan yang sembuh belum ada," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno.
(thm)
Berita Terkait
Antibodi Tinggi, Wali...
Antibodi Tinggi, Wali Kota Bogor Bima Arya Gagal Divaksin
Kasus Covid-19 Catat...
Kasus Covid-19 Catat Rekor Baru, Pemkot Bogor Perketat Masuk Balai Kota
Bima Arya: Sumber Penularan...
Bima Arya: Sumber Penularan Kasus Baru Positif Covid-19 di RS Rujukan
Bima Arya Pantau Penerapan...
Bima Arya Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Mal via CCTV
Kembali Beroperasi,...
Kembali Beroperasi, Begini Standar Protokol Kesehatan di Bogor Trande Mal
Selama Sepekan Kasus...
Selama Sepekan Kasus Positif Covid-19 di Kota Bogor Tak Ada Penambahan
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
1 jam yang lalu
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
3 jam yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
3 jam yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
6 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
7 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
7 jam yang lalu
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved