alexametrics

Ketua KAI Jabar Dodi Sugianto Raih Doktor dengan Predikat Cum Laude

loading...
Ketua KAI Jabar Dodi Sugianto Raih Doktor dengan Predikat Cum Laude
Ketua KAI Jabar Dodi Sugianto Raih Doktor dengan Predikat Cum Laude
A+ A-
BANDUNG - Ketua Kongres Advokat Indonesia (KAI) wilayah Jawa Barat Dodi Sugianto resmi menyandang gelar Doktor dari Universitas Padjajaran, Bandung, Jawa Barat, Senin (30/3/2020). Ahli hukum kemaritiman ini dinyatakan lulus S3 dengan predikat cumlaude setelah mempresentasikan disertasinya berjudul "Tanggung Jawab Pengusaha Kapal dan Tanggung Jawab Negara terhadap Pencemaran laut oleh Minyak dari Kapal Tanker di Wilayah Perairan Indonesia dalam Kerangka Pembangunan Kemaritiman Nasional".

Dalam disertasinya, Dodi menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumen. Data yang terkumpul tersebut kemudian dianalisis dan disimpulkan berdasarkan fenomena yang diteliti.



Dalam penelitiannya, Dodi menemukan pentingnya pengoptimalan fungsi dan tanggung jawab Mahkamah Pelayaran sebagai pengadilan yudisial seperti pengadilan umum saat ini yang memiliki fungsi eksekusioner. Hal ini sangat penting dalam dunia pelayaran di Indonesia.

"Pengoptimalan fungsi dan tanggung jawab Mahkamah Pelayaran sangat penting sebagai pengadilan yudisial," kata pegiat hukum maritim tersebut dalam siaran persnya, Selasa (31/3/2020).

Dodi juga menambahkan bahwa fungsi tanggung jawab dan wewenang Mahkamah Pelayaran harus dioptimalkan. Menurutnya, hal itu sesuai dengan Pasal 251-356 Undang-undang No 17 tahun 2018. "Selain itu, peratifikasi konvensi-konvensi internasional yang bisa memberikan kepastian hukum berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia," katanya.

Untuk diketahui, Dodi Sugianto meraih gelar Sarjana dan Magister Hukum dari Universitas Pamulang dan meraih gelar Magister Kenotariatan dari Universitas Jayabaya. Yang terakhir meraih gelar Doktor Ilmu Hukum Kamaritiman dari Universitas Padjadjaran.
(amm)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak