Duel Maut Petani Karet di Muba, Seorang Tewas Tembak

Jum'at, 27 Maret 2020 - 16:33 WIB
Duel Maut Petani Karet...
Duel Maut Petani Karet di Muba, Seorang Tewas Tembak
A A A
MUSI BANYUASIN - Seorang petani karet di Musi Banyuasin (Muba) tewas usai duel maut dengan temannya sendiri. Ferdianto (29) tewas usai tertembus peluru yang ditembakkan tersangka Marzan (41) warga Desa Bukit Pangkuasan, Kecamatan Batang Hari Leko.

Peristiwa penembakan bermula, Rabu malam (25/3/2020) sekitar pukul 19.00 WIB saat korban mendatangi pondok kebun karet milik Novi. Namun di dalam pondok ada pelaku Marzan. Kedatangan pelaku ingin memarahi Novi karena masalah pekerjaan. (Baca juga: Pelaku Penganiayaan Sekeluarga di Depok Berjumlah 1 Orang, Begini Kronologinya)

Dengan nada tinggi pelaku terus memarahi Novi lalu ditegur Marzan untuk bersabar dan jangan marah-marah. Merasa tidak senang ditegur, korban justru menantang pelaku untuk berduel di bawah pondok.

Pelaku pun merasa tertantang, lalu mengambil senjata api rakitan yang dibawanya dan turun dari pondok. Tanpa banyak bicara pelaku langsung menembak korban di dada bagian depan sehingga korban terjatuh dan pelaku kembali menembak korban di bagian kepala.

Tersangka diringkus anggota Polsek Sanga Desa dibantu Satreskrim Polres Muba. Pelaku ditangkap di Jalan Desa Sungai Angit, Babat Toman, Muba, Kamis (16/3/2020) dini hari. Kanit Reskrim Polsek Sanga, Ipda Lekat Haryanto menjelaskan, pelaku pembunuhan merupakan rekan seprofesi korban, yakni sama-sama penyadap karet.

"Kita dapat laporan dan mengejar pelaku. Setelah melakukan pengejaran di dalam hutan, anggota tim gabungan serta Unit Pidum Saterkrim Polres mendapatkan keberadaan pelaku. Sekitar Kamis (26/3) pukul 01.00 WIB langsung menuju kesana," ujarnya, Jumat (27/3/2020)

Setelah ke lokasi tersangka, anggota melakukan pengejaran terhadap tersangka dan berhasil mengamankan pelaku Marzan di jalan Desa Sungai Angit, tanpa melakukan perlawanan. Dari keterangan pelaku, bahwa senjata api yang digunakan untuk melakukan penembakan terhadap korban dibuang di dalam hutan.

"Setelah dilakukan penyisiran untuk mencari barang bukti senpi tersebut, namun tidak berhasil ditemukan, untuk penyidikan lebih lanjut pelaku diamankan di Polsek Sanga Desa. Pelaku kita akan dijerat tindak pidana pembunuhan Pasal 338 KUHP, " katanya.

Duel Maut Petani Karet, Seorang Tewas Tembak
MUBA - Seorang petani karet di Musi Banyuasin (Muba) tewas usai duel maut dengan temannya sendiri. Ferdianto (29) tewas usai tertembus peluru yang ditembakkan tersangka Marzan (41) warga Desa Bukit Pangkuasan, Kecamatan Batang Hari Leko.

Peristiwa penembakan bermula, Rabu malam (25/3/2020) sekitar pukul 19.00 WIB saat korban mendatangi pondok kebun karet milik Novi. Namun di dalam pondok ada pelaku Marzan. Kedatangan pelaku ingin memarahi Novi karena masalah pekerjaan.

Dengan nada tinggi pelaku terus memarahi Novi lalu ditegur Marzan untuk bersabar dan jangan marah-marah. Merasa tidak senang ditegur, korban justru menantang pelaku untuk berduel di bawah pondok.

Pelaku pun merasa tertantang, lalu mengambil senjata api rakitan yang dibawanya dan turun dari pondok. Tanpa banyak bicara pelaku langsung menembak korban di dada bagian depan sehingga korban terjatuh dan pelaku kembali menembak korban di bagian kepala.

Tersangka diringkus anggota Polsek Sanga Desa dibantu Satreskrim Polres Muba. Pelaku ditangkap di Jalan Desa Sungai Angit, Babat Toman, Muba, Kamis (16/3/2020) dini hari. Kanit Reskrim Polsek Sanga, Ipda Lekat Haryanto menjelaskan, pelaku pembunuhan merupakan rekan seprofesi korban, yakni sama-sama penyadap karet.

"Kita dapat laporan dan mengejar pelaku. Setelah melakukan pengejaran di dalam hutan, anggota tim gabungan serta Unit Pidum Saterkrim Polres mendapatkan keberadaan pelaku. Sekitar Kamis (26/3) pukul 01.00 WIB langsung menuju kesana," ujarnya, Jumat (27/3/2020)

Setelah ke lokasi tersangka, anggota melakukan pengejaran terhadap tersangka dan berhasil mengamankan pelaku Marzan di jalan Desa Sungai Angit, tanpa melakukan perlawanan. Dari keterangan pelaku, bahwa senjata api yang digunakan untuk melakukan penembakan terhadap korban dibuang di dalam hutan.

"Setelah dilakukan penyisiran untuk mencari barang bukti senpi tersebut, namun tidak berhasil ditemukan, untuk penyidikan lebih lanjut pelaku diamankan di Polsek Sanga Desa. Pelaku kita akan dijerat tindak pidana pembunuhan Pasal 338 KUHP, " katanya.
(shf)
Berita Terkait
Petani Sawit di Batanghari...
Petani Sawit di Batanghari Tewas Ditembak saat Pulang dari Kebun
Setelah Cekcok dan Adu...
Setelah Cekcok dan Adu Pukul, Pekerja Pabrik Minyak Goreng Tewas Diberondong Tembakan
8 Pekerja Tower Tewas...
8 Pekerja Tower Tewas Ditembak KKB, Mahfud MD: Presiden Minta Papua Dinormalkan
Tersinggung Disebut...
Tersinggung Disebut Mabuk, Petani di Simalungun Habisi Rekan Sekampung
2 Petani di Aceh Tewas...
2 Petani di Aceh Tewas Ditembak, Polisi Temukan 4 Selongsong Peluru
Pangkep Gempar, Duel...
Pangkep Gempar, Duel 2 Petani di Pematang Sawah Satu Tewas dengan Belasan Luka Bacok
Berita Terkini
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
6 jam yang lalu
Tingginya Antusiasme...
Tingginya Antusiasme Peserta saat Ikuti Perlombaan Antar Madrasah Diniyah yang Digelar MNC Lido dan MNC Peduli
6 jam yang lalu
Pengadilan Agama Jaksel...
Pengadilan Agama Jaksel Gandeng Pemkot, Siapkan Isbat Nikah Terpadu bagi Warga
7 jam yang lalu
Menyemarakkan Tahun...
Menyemarakkan Tahun Baru Islam, MNC Lido dan MNC Peduli Gelar Lomba Kaligrafi hingga Cerdas Cermat
7 jam yang lalu
Dilaporkan ke Kemenhaj...
Dilaporkan ke Kemenhaj Sulsel, JFT Siap Memberikan Keterangan dan Langkah Hukum
8 jam yang lalu
Produk Olahan Singkong...
Produk Olahan Singkong Sleman Terus Dikembangkan
10 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved