RSUD Banten Akan Dijadikan Rumah Sakit Khusus COVID-19 Jika Pasien Melonjak

Kamis, 19 Maret 2020 - 05:35 WIB
RSUD Banten Akan Dijadikan...
RSUD Banten Akan Dijadikan Rumah Sakit Khusus COVID-19 Jika Pasien Melonjak
A A A
SERANG - Pemerintah Provinsi Banten akan menjadikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten menjadi rumah sakit khusus pasien Corona atau COVID-19. Langkah itu dilakukan jika terjadi lonjakan kasus yang signifikan.

"Ketika nanti kasus ini (virus Corona) kemungkinan besar ada pelonjakan kasus yang signifikan. Nah, kita melakukan disaster plan, rencana berikutnya yaitu sepertinya RSUD Banten yang tadinya delapan tempat tidur ruang isolasi, akan jadikan satu rumah sakit itu (khusus) untuk COVID-19," ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten dr Ati Pramudji Astuti, Rabu (18/3/2020).

Namun, kata Ati, Pemprov Banten tengah mengupayakan penambahan ruang isolasi di tiga rumah sakit, agar kapasitas untuk pasien suspect Corona akan bertambah. Ketiga rumah sakit itu yakni, RSUD Belaraja, RSUD Banten dan RSUD Cilegon.

"Kita ada lima rumah sakit rencananya. Dua sudah ada, tiga akan menyusul tambahan. Jadi total akan ada 27 ruang isolasi," kata Ati.

Saat ini, Dinkes Banten sedang menunggu datangnya peralatan dan fasilitas kesehatan untuk kebutuhan ruang isolasi yang sudah dipesan menggunakan dana belanja tak terduga. Rencananya, kebutuhan tersebut akan tiba pada 23 Maret 2020 nanti.

"Seluruh keperluan sarana dan prasarana ke rumah sakit akan datang hari Senin (pekan depan) akan kita distribusikan dan kita akan oprasional," jelasnya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa menyarakan Pemprov Banten menjadikan RSUD Banten menjadi rumah sakit khsusu penanganan pasien Corona. Saran itu melihat ketersediaan ruang isolasi yang tersedia di Banten saat ini.

"Saya harap kalau boleh RSUD Banten dikonsentrasikan untuk masalah itu (penyakit corona), biar yang (penyakit) umum ada di RSDP, Hermina, RSKM," ujar Pandji kepada wartawan, Rabu (18/3/2020).

Menurutnya, penyakit infeksi saluran pernafasan merupakan penyakit yang serius dan bukan hanya virus Corona yang saat ini sedang mewabah dengan cepat. Melainkan penyakit lainnya yang juga bisa menular dengan cepat.

"Kalau boleh disarankan kepada Pemprov untuk bangun rumah sakit yang khusus tangani infeksi. Kalau RSDP kan umum, semua penyakit masuk ke situ. Saya harapkan di Pemprov punya RS yang khususkan diri menangani infeksi saluran pernafasan," katanya.
(kri)
Berita Terkait
Mutasi Baru Virus Corona
Mutasi Baru Virus Corona
Wabah Virus Corona Munculkan...
Wabah Virus Corona Munculkan Solusi Virtual Exhibition
Waspada Virus Corona...
Waspada Virus Corona Varian Baru
E484K, Varian Anyar...
E484K, Varian Anyar Virus Corona
Pasar Notebook Dunia...
Pasar Notebook Dunia Tak Terpengaruh Wabah Virus Corona
Kemendagri: Pemda Harus...
Kemendagri: Pemda Harus Serius Tangani Wabah Virus Corona
Berita Terkini
Kementan Dukung Pengembangan...
Kementan Dukung Pengembangan 5.000 Indukan Ayam ALOPE UNHAS-1
2 jam yang lalu
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Dinilai Alarm Keras Tata Kelola Sampah, DPR: Open Dumping Tak Bisa Ditoleransi
3 jam yang lalu
Kakanwil Imigrasi Bali...
Kakanwil Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan
4 jam yang lalu
Serahkan Jenazah Pilot...
Serahkan Jenazah Pilot PT AMA, Pangkogabwilhan III Kutuk Keras Penembakan Pelayan Kemanusiaan
4 jam yang lalu
Penelitian Unair: Galon...
Penelitian Unair: Galon Polikarbonat Tak Terkait Gangguan Hormon hingga Kanker
6 jam yang lalu
Pramono Minta Penambahan...
Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen
6 jam yang lalu
Infografis
Tapera bagi Pekerja...
Tapera bagi Pekerja hanya Akan Membebani Keuangan Rumah Tangga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved