Pasien DBD di Tangsel Terus Melonjak, Dua Orang Meninggal Dunia

Selasa, 10 Maret 2020 - 23:32 WIB
Pasien DBD di Tangsel...
Pasien DBD di Tangsel Terus Melonjak, Dua Orang Meninggal Dunia
A A A
TANGERANG SELATAN - Penderita demam berdarah danque (DBD) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus melonjak. Tercatat, sejak Januari hingga kini sudah ada puluhan orang yang terserang.

Pada Januari 2020 misalnya, jumlah warga yang terserang demam berdarah ada sebanyak 29 orang. Mereka terdiri dari anak-anak, orang dewasa, dan orang tua. Lalu jumlah ini melonjak pada Februari 2020 menjadi sebanyak 41 orang.

Dari jumlah itu, dua orang pasien dikabarkan meninggal dunia. Selain karena demam berdarah, keduanya diduga meninggal akibat penyakit penyerta yang aktif saat deman.

Hal ini diungkapkan Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie saat mengunjungi pasien demam berdarah yang masih menjalani perawatan di RSU Tangsel, Pamulang.

"Ada memang. Pada bulan apa itu, meninggal dua orang. Itu bukan karena DBD-nya, tetapi penyakit penyertanya. Yang meninggal satu anak-anak dan satu dewasa," kata Benyamin di RSU Tangsel, Selasa (10/3/2020).

Semua pasien meninggal merupakan warga Tangsel. Hampir setiap tahun, pasien demam berdarah di Tangsel meninggal karena demam berdarah diikuti penyakit penyerta.

"Ya, semuanya dari Tangsel. Memang mereka DBD, tapi ada penyakit lain yang menyertai. Kalau untuk bulan Maret ini, ada 17 penderita, seluruhnya dari Kota Tangsel. Tapi ini tinggal 13 orang, empat sudah pulang," ungkapnya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel Deden Deni mengamini apa yang dikatakan Benyamin. Namun dia enggan menjelaskan lebih jauh sebab meninggalnya dua pasien yang demam berdarah itu.

"Yang jelas itu ada dua. Yang tadi disampaikan Pak Wakil. Yang penting penanganan ke depan seperti apa, pencegahannya, emang lagi tinggi curah hujan awal bulan Maret ini," tambah Deden.

Sejumlah wilayah dengan angka penderita tertinggi akibat demam berdarah berada di Pamulang dan Ciputat. Pada Januari saja, di Ciputat ada 11 kasus, dan Pamulang ada 7.

"Kecamatan lain ada 2, 3, dan 1. Februari yang banyak dari Pamulang ada 17 kasus, Ciputat 9 orang. Bulan Maret ini pamulang ada 5, dari Serpong ada 4. Penderita 17 orang bulan Maret ini semuanya dari Tangsel," tukasnya.
(thm)
Berita Terkait
Masuk Musim Penghujan,...
Masuk Musim Penghujan, Pemkot Palembang Ingatkan Warga Waspadai DBD
Hari Demam Berdarah...
Hari Demam Berdarah Dengue ASEAN 2024, Tingkatkan Kesadaran untuk Cegah DBD
Selain Covid-19, Bekasi...
Selain Covid-19, Bekasi Ingatkan Warga soal Bahaya DBD
Cegah DBD, Enesis Group...
Cegah DBD, Enesis Group Lakukan Edukasi di Jawa Tengah
1.475 Kasus DBD Terjadi...
1.475 Kasus DBD Terjadi di Kota Bekasi, 10 Orang Meninggal Dunia
Takeda Dukung Peringatan...
Takeda Dukung Peringatan Hari Dengue Asean 2024 demi Indonesia Bebas Kematian Akibat DBD 2030
Berita Terkini
Gelar Intercultural...
Gelar Intercultural Festival 2026, UMB Satukan Mahasiswa 9 Negara lewat Budaya
18 menit yang lalu
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
11 jam yang lalu
Tingginya Antusiasme...
Tingginya Antusiasme Peserta saat Ikuti Perlombaan Antar Madrasah Diniyah yang Digelar MNC Lido dan MNC Peduli
11 jam yang lalu
Pengadilan Agama Jaksel...
Pengadilan Agama Jaksel Gandeng Pemkot, Siapkan Isbat Nikah Terpadu bagi Warga
12 jam yang lalu
Menyemarakkan Tahun...
Menyemarakkan Tahun Baru Islam, MNC Lido dan MNC Peduli Gelar Lomba Kaligrafi hingga Cerdas Cermat
12 jam yang lalu
Dilaporkan ke Kemenhaj...
Dilaporkan ke Kemenhaj Sulsel, JFT Siap Memberikan Keterangan dan Langkah Hukum
12 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved