1.000 Santri Doa Bersama di Lamongan, Minta Presiden Jokowi Pulangkan Humaidi Zahid dari Wuhan

Sabtu, 07 Maret 2020 - 16:34 WIB
1.000 Santri Doa Bersama...
1.000 Santri Doa Bersama di Lamongan, Minta Presiden Jokowi Pulangkan Humaidi Zahid dari Wuhan
A A A
LAMONGAN - Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa dan Negara digelar oleh sekitar 1.000 santri dan masyarakat Desa Payaman, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Doa bersama yang dilakukan di Pondok Pesantren(Ponpes) Darul Ma'arif pada Jumat (6/2/2020) tersebut bertujuan untuk mendoakan keselamatan bangsa, khususnya dalam menghadapi wabah virus Corona yang melanda Tanah Air dan berbagai negara. Terlebih, salah satu alumni santri Darul Ma'arif, Humaidi Zahid hingga saat ini masih terisolasi di Kota Wuhan, China. (Baca juga; Tangis Bercampur Haru Warnai Video Conference 3 Mahasiswa asal Lamongan di Wuhan)

Humaidi saat ini sedang menempuh studi S2 di Central China Normal University (CCNU), Wuhan. Dia tertinggal di Wuhan lantaran tidak lolos pemeriksaan kesehatan saat hendak dievakuasi ke Tanah Air bersama ratusan Warga Negara Indonesia (WNI) lainnya pada awal Februari lalu.

Dalam acara doa bersama tersebut, para santri juga meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera memulangkan Humaidi Zahid dari Wuhan. Permintaan tersebut diungkapkan lewat tulisan di sebuah spanduk bertuliskan, "Semoga Wuhan Cepat Pulih: Pak Jokowi, Tolong Pulangkan Santri Kami." (Baca juga: Jeritan Hati Mahasiswa asal Lamongan yang Masih Tertinggal di Wuhan)

Pembina Yayasan Pondok Pesantren Darul Ma'arif, Chalimin, dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk tetap tenang namun harus waspada dalam.menghadapi kemungkinan merebaknya virus Corona. Di antaranya dengan mengajak masyarakat selalu berperilaku bersih, sering cuci tangan, wudu dan membersihkan tubuh.

"Bapak ibu tidak perlu resah dan risau yang berlebihan. Tetap istiqamah menjalankan ibadah," tuturnya. Chalimin juga mengajak warga untuk selalu memohon perlindungan Allah SWT agar wabah Corona segera berakhir dan kondisi Indonesia menjadi lebih baik.

Rangkaian doa bersama yang dipimpin Gus Mujtaba selaku Kepala Bidang Pendidikan Yayasan Ponpes Darul Ma'arif tersebut diawali dengan membaca Rotibul Hadad, dilanjutkan dengan mengaji kitab kuning yang diasuh KH Habib Mustofa. Selanjutnya membaca Surat Yasin dan tahlil yang dipimpin KH Achmad Chakim, dan sambutan dari Ketua Alumni Ikatan Keluarga Alumni Darul Ma'arif Toni Wibisono.
(shf)
Berita Terkait
Presiden Brasil Bolsonaro...
Presiden Brasil Bolsonaro Dites Positif Virus Corona
Mutasi Baru Virus Corona
Mutasi Baru Virus Corona
Presiden Meksiko Sumbangkan...
Presiden Meksiko Sumbangkan Seperempat Gaji untuk Atasi Covid-19
Wabah Virus Corona Munculkan...
Wabah Virus Corona Munculkan Solusi Virtual Exhibition
Ungkap Segera Data Corona
Ungkap Segera Data Corona
Trump Tuduh China Ingin...
Trump Tuduh China Ingin Dia Kalah Pemilu Presiden November
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
9 jam yang lalu
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
10 jam yang lalu
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
10 jam yang lalu
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
11 jam yang lalu
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
11 jam yang lalu
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
12 jam yang lalu
Infografis
5 Pencurian di Museum...
5 Pencurian di Museum yang Paling Terkenal, dari Mona Lisa hingga Van Gogh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved