Begini Penanganan PDP dan ODB Virus Corona

Rabu, 04 Maret 2020 - 21:16 WIB
Begini Penanganan PDP...
Begini Penanganan PDP dan ODB Virus Corona
A A A
JAKARTA - Kelompok Staf Medik (KSM) Paru Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan membeberkan penanganan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) virus corona (COVID-19). Umumnya ODP corona dianjurkan untuk menjaga pola makan dan istirahat yang cukup.

Dr Prasenohadi, KSM RSUP Persahabatan menjelaskan, untuk ODP yakni mereka yang sedang sakit dan mengalami gejala menyerupai virus corona yakni demam, batuk kering, dan kelelahan. Sedangkan PDP yakni mereka yang sakit disertai riwayat perjalanan ke luar negeri dan berinterkasi dengan warga negara yang sudah terjangkit corona virus.

"Orang Dalam Pemantauan kita hanya anjurkan untuk makan teratur dan istirahat yang cukup," kata Prasenohadi di RSUP Persahabatan, Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (4/3/2020). (Baca: RSUP Persahabatan Isolasi 10 Pasien Dalam Pengawasan Corona)

Dia melanjutkan, untuk kasus ODP tidak memerlukan asupan obat antibiotik selama hasil pemeriksaan medis dalam hal ini rotgen paru-paru pasien tidak mengalami kelainan. "Bila hasil laboratoriumnua normal, rotgen normal tidak perlu obat," ungkapnya.

Lebih lanjut dia menuturkan, jika kondisi tubuh ODP corona virus terus mengalami penurunan selama dua pekan masa pemantauan, maka perlu dilakukan proses selanjutnya yakni masa inkubasi.

Jika pasien dirawat dalam pemantauan (ODP), perlu ditunggu hasilnya. Misalnya diperiksa dua kali. Jika hari pertama negatif, hari kedua negatif, berarti aman. (Baca juga: Panas Tinggi Sepulang Umrah, 1 Pasien RSUD Pasar Rebo Dalam Pengawasan)

"Artinya pasien bisa dipulangkan atau dikeluarkan dari ruangan isolasi. Kalau yang positif dirawat terus sampai masa inkubasi selesai. Kalau dia ada gejala demam misalnya, kan harus diobati. Makanya orang dalam pemantauan artinya bukan pasien, kalau pasien dirawat," tutupnya.
(thm)
Berita Terkait
Mutasi Baru Virus Corona
Mutasi Baru Virus Corona
Waspada Virus Corona...
Waspada Virus Corona Varian Baru
E484K, Varian Anyar...
E484K, Varian Anyar Virus Corona
Sulit Ekonomi karena...
Sulit Ekonomi karena Corona, Ayah Jual Ponsel Rusak untuk Beli Beras
PSBB di Beberapa Daerah,...
PSBB di Beberapa Daerah, Tak Gentarkan Warga Beraktivitas di Luar Rumah
Dampak Corona, Satu...
Dampak Corona, Satu Keluarga di Serang Banten Kelaparan
Berita Terkini
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
1 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
2 jam yang lalu
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
3 jam yang lalu
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
3 jam yang lalu
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
5 jam yang lalu
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
13 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved