Tak Ingin Kecolongan Virus Corona, Banten Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 03 Maret 2020 - 03:35 WIB
Tak Ingin Kecolongan...
Tak Ingin Kecolongan Virus Corona, Banten Tingkatkan Kewaspadaan
A A A
SERANG - Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) mengingatkan seluruh jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi virus corona. WH tak ingin Banten kecolongan.

WH sudah meminta kepada pemilik rumah sakit dan dokter untuk membuat kesepakatan, diikuti dengan instruksi gubernur, guna membentuk tim 113 rumah sakit. "Sehingga sejak itu setiap pasien yang dianggap terindikasi dipantau oleh dinas kesehatan kabupaten/kota dan Provinsi Banten," ujarnya, Senin (2/3/2020).

WH menyatakan, dengan adanya dua warga Depok, Jawa Barat, positif corona, maka Banten perlu waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan. Memang, hingga saat ini, berdasarkan hasil dari pantauan dan observasi, belum ada warga Banten yang terindikasi virus corona.

"Agar seluruh rumah sakit dan puskesmas melakukan penangkalan pertama. Ini sudah jalan. Semoga kita tidak kecolongan," tegas WH.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten telah mengeluarkan surat edaran untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona.

Surat edaran yang ditandatangi oleh Kadinkes Pemprov Banten Ati Pramudji Hastuti itu sebagai bagian tindak lanjut surat edaran Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan.

Kewaspadaan dengan deteksi dini, pencegahan, dan respons sebagai upaya antisipasi terhadap kasus 2091-nCoV di Provinsi Banten. SSosialisasi tentang penyakit Novel Coronavirus kepada pegawai dan tamu mulai dari gejala dan tanda, hingga upaya pencegahan mengurangi risiko penularan.

Peningkatan kewaspadaan ini merupakan kesiapsiagaan dalam upaya pencegahan penyebaran penyakit Novel Coronavirus (2019-nCov) yang telah menyebar ke beberapa negara.

Pemprov Banten sendiri siap mengambil langkah cepat jika ada warganya yang terjangkit virus corona. Langkah itu dengan merujuk pasien ke Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof Dr Sulianti Saroso, Jakarta.

"Jika dari pantauan terindikasi kuat (positif corona) akan dirujuk ke Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso," kata WH.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebenarnya sudah merilis dua rumah sakit di Banten untuk menjadi rumah sakit rujukan. Kedua RS tersebut adalah Rumah Sakit dr Drajat Prawiranagara (RSDP) Serang, dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangerang.
(thm)
Berita Terkait
24 Lokasi Skrining Covid-19...
24 Lokasi Skrining Covid-19 di Lakukan Pemprov Banten
Jurnalis Dapat Bantuan...
Jurnalis Dapat Bantuan Paket Sembako dari Pemprov Sumut
Antisipasi Puncak Pandemi...
Antisipasi Puncak Pandemi COVID-19, Pemprov Jabar Siapkan Sejumlah Pusat Isolasi
Pemprov Gelontorkan...
Pemprov Gelontorkan Rp7,9 Triliun untuk Dukung PSBB Bandung Raya Plus Sumedang
Dampak Corona, Satu...
Dampak Corona, Satu Keluarga di Serang Banten Kelaparan
Survei Repro Indonesia:...
Survei Repro Indonesia: Pemprov Jabar Paling Responsif Atasi COVID-19
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
6 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
6 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
8 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
8 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
8 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
9 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved