Stabilkan Harga Bahan Pokok, KPP Dirikan Rekor se-Jabodetabek

Senin, 02 Maret 2020 - 22:03 WIB
Stabilkan Harga Bahan...
Stabilkan Harga Bahan Pokok, KPP Dirikan Rekor se-Jabodetabek
A A A
JAKARTA - Komite Pedagang Pasar (KPP) masih memproses dua aplikasi online untuk memudahkan warga membeli kebutuhan bahan pokok dengan harga terjangkau. Tak hanya itu, aplikasi itun juga bertujuan untuk menstabilkan harga sejumlah bahan pokok yang tengah mengalami kenaikan harga.

Menurut Ketua Umum Komite Pedagang Pasar (KPP) Abdul Rosyid Arsyad, dua sistem aplikasi online ini nantinya bisa diakses masyarakat dengan sistem bayar di tempat untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok di masyarakat yang tentunya dengan harga yang ekonomis.

Oleh karenanya, menurut Rosid, upaya ini akan terus dilakukan dari satu perumahan ke perumahan lainnya khususnya di wilayah Jabodetabek demi meringankan beban masyarakat di tengah kenaikan harga bahan pokok. Bahkan produk kebutuhan bahan pokok yang disuguhkan juga telah bekerja sama dengan pihak Bulog yang sejauh ini warga telah merasakan manfaatnya.

"Bahan pokok ini memang hasil kerja sama kami dengan BUMN Bulog, jadi warga tidak perlu khawatir dengan produk yang ada di kami, itu semua produk Bulog yang kualitasnya sangat bagus dan harganya murah di bawah harga pasar," katanya dalam keterangan tertulisnya, Senin (2/3/2020).

Oleh karenanya, menurut Rosyid, Rumah Ekonomi Rakyat (Rekor) terus berupaya melakukan penjualan bahan pokok dengan harga murah rutin setiap hari. Hal itu dilakukan di lokasi perumahan, permukiman rumah warga, majelis taklim, pondok pesantren dan warung kuliner, khususnya di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) demi meringankan beban masyarakat di tengah kenaikan harga bahan pokok.

"Dilakukan offline pemesanan di Rumah Ekonomi Rakyat (Rekor) di berbagai tingkatan dan pengiriman barang bahan pokok langsung ke rumah masyarakat, dengan sistem bayarnya barang sampai di bayar cash seluruhnya (COD) lewat transfer," katanya.

Lebih lanjut, Rosyid menambahkan, selain penjualan skala jumlah kecil dan jumlah besar berbagai jenis bahan pokok. Pihaknya, kata dia, telah menawarkan juga ke masyarakat paket sejumlah bahan pokok seperti beras, gula pasir, tepung terigu dan minyak goreng yang dijual, seharga 50 ribu yang dinilai lebih ekonomis terlebih untuk harga gula saat ini di pasaran terbilang naik atau di kisaran Rp13.000 hingga Rp14.000 per kilonya.
(mhd)
Berita Terkait
Harga Cabai Rawit di...
Harga Cabai Rawit di Kota Santri Semakin ‘Pedas’
APPSI Sebut Harga Bahan...
APPSI Sebut Harga Bahan Pokok Naik, Telur di Papua Tembus Rp45.500 per Kg
Harga Kebutuhan Pokok...
Harga Kebutuhan Pokok Masih Stabil
Pedagang Pasar Kena...
Pedagang Pasar Kena Imbas Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok
Dirut Bulog Sidak Keliling...
Dirut Bulog Sidak Keliling di Semarang, Pastikan Harga dan Pasokan Pangan Aman
Kunjungi Pasar Sentul...
Kunjungi Pasar Sentul Yogyakarta, Jokowi Cek Harga Bahan Pokok
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
54 menit yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
2 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
2 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
2 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
2 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
3 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved