Corona Serang Warga Depok, Pengawasan di Bandara Soetta Diperketat

Senin, 02 Maret 2020 - 18:51 WIB
Corona Serang Warga...
Corona Serang Warga Depok, Pengawasan di Bandara Soetta Diperketat
A A A
TANGERANG - Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten, memperketat pemeriksaan, terutama di pintu gerbang Indonesia menuju internasional. Sebelumnya, dua warga Depok positif mengidap virus corona.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Bandara Soetta Dr Anas Maruf mengatakan, ditemukan kasus corona di Indonesia membuat pihaknya melakukan peningkatan pengawasan di Bandara Soetta.

"Ya, tentu ini menjadi bagian perhatian kami di pintu masuk negara. Ini jadi catatan. Kami akan tingkatkan lagi pengamatan dan screening di Bandara Soetta," kata Anas di Terminal 3 Bandara Soetta, Tangerang, Banten, Senin (2/3/2020).

Selain melakukan upaya pengawasan dengan Thermo Gun dan Thermal Scanner di Terminal Kedatangan Internasional, KKP juga menambah petugas yang pemeriksaan terhadap penumpang yang dari luar negeri.

"Setiap penumpang masuk akan diperiksa dua kali dengan menggunakan thermal gun dan kedua menggunakan thermal scanner. Tentu ada juga peningkatan SDM, dan ada juga dukungan dari AP II," sambungnya.

Menurut Anas, setiap harinya terdapat 85-90 penerbangan internasional yang datang ke Bandara Soetta. Sehingga pihaknya harus bekerja lebih ekstra melakukan pengawasan.

"Penumpang yang kita awasi sekira 11-12 ribu orang. Jadi, secara umum dilakukan di sini area thermal scanner. Kami juga melakukan jemput bola, yakni pemeriksaan penumpang di dalam pesawat," tambahnya.

Pemeriksaan terhadap penumpang, kata dia, terutama difokuskan pada pesawat yang datang dari Korea Selatan. Selain itu, pengawasan ketat dilakukan kepada penumpang dari Jepang.

Di tempat yang sama, Executive General Manager Bandara Soetta Agus Haryadi menambahkan, pihaknya mendukung upaya Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I dengan memperbantukan petugas medis.

"Bandara Soetta tetap dalam dua kondisi, pertama adalah siaga. Ini kami implementasi dalam dua hal, pertama kami mensupport KKP selaku sektor berwenang dengan menambahkan 5-7 personil," sambung Agus.

Pihaknya pun meminta maskapai yang saat ini melayani penerbangan Internasional untuk mengimbau penumpangnya mengisi health alert card di dalam setiap kabin pesawat.

"Langkah kami sudah cukup jelas, tanggal 5 Februari lalu kami tutup dari China. Domestik juga kita lakukan pengawasan. Tetapi sejauh ini masih kita tekankan di internasional. Petugas akan tetap standby," pungkas Agus.
(mhd)
Berita Terkait
Sidak Bandara Soetta,...
Sidak Bandara Soetta, Yuri: Masyarakat Sudah Mulai Tertib
Ikatan Ahli Kesehatan...
Ikatan Ahli Kesehatan Sebut Protokol Kesehatan Tak Berjalan di Masyarakat
Kesehatan Masyarakat...
Kesehatan Masyarakat yang Jalani Isolasi Mandiri Tetap Terus Dipantau
Pandemi COVID-19 Picu...
Pandemi COVID-19 Picu Masalah Kesehatan Mental Masyarakat
Pentingnya Istirahat...
Pentingnya Istirahat Cukup Selama Pandemi Virus Corona
Varian Baru Virus Corona...
Varian Baru Virus Corona Terdeteksi Masuk Indonesia
Berita Terkini
Latih Desa Binaan Hadapi...
Latih Desa Binaan Hadapi Bencana, Astra Gandeng BNPB Gelar Pelatihan Tanggap Darurat
10 menit yang lalu
Gempa Magnitudo 4,7...
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Polewali Mandar Pagi Ini, Dirasakan hingga Makassar
30 menit yang lalu
Gelar Intercultural...
Gelar Intercultural Festival 2026, UMB Satukan Mahasiswa 9 Negara lewat Budaya
2 jam yang lalu
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
13 jam yang lalu
Tingginya Antusiasme...
Tingginya Antusiasme Peserta saat Ikuti Perlombaan Antar Madrasah Diniyah yang Digelar MNC Lido dan MNC Peduli
13 jam yang lalu
Pengadilan Agama Jaksel...
Pengadilan Agama Jaksel Gandeng Pemkot, Siapkan Isbat Nikah Terpadu bagi Warga
14 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved