Ijazah dan KTP Beda Jadi Petunjuk Tertangkapnya Joki CPNS di Makassar

loading...
Ijazah dan KTP Beda Jadi Petunjuk Tertangkapnya Joki CPNS di Makassar
Ijazah dan KTP Beda Jadi Petunjuk Tertangkapnya Joki CPNS di Makassar
MAKASSAR - Nia Ahmad (24) berurusan dengan kepolisian lantaran diduga mengantikan seorang peserta tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) Pemerintah Kota Makassar atau jadi joki. Dia ketahuan oleh panitia seleksi setelah memeriksa kartu identitasnya.

Kasubag Humas Polrestabes Makassar Kompol Supriady Idrus menerangkan, wanita asal Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulses), itu diamankan Tim Jatanras Polrestabes Makassar di Gedung Olahraga Universitas Hasanuddin Jalan Perintis Kemerdekaan Km 10, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Rabu (26/2/2020) sekira pukul 13.00 WITA.

"Iya, ada sekarang diperiksa Jatanras, kemarin tertangkapnya. Dia dicurigai pengawas anggota Polri yang berjaga, karena diperiksa KTP-nya ada yang ganjal. Tapi, panitia pelaksana membiarkan dia ikut tes dulu," kata Supriady kepada SINDOnews, Kamis (27/2/2020).

Dia menceritakan, awalnya Nia yang masuk di ruang ujian sekitar pukul 10.00 WITA membawa KTP bernama Rusni (21) dengan alamat asal Kabupaten Sidrap.



Setelah mengikuti ujian, pengawas akhirnya kembali memanggil Nia dan memeriksa keseluruhan kelengkapan berkas administrasi yang dibawanya. Kecurigaan petugas bahwa Nia merupakan Joki terbukti, setelah ijazah atas nama Rusni berbeda dengan foto KTP yang awalnya perlihatkan kepada petugas.

"Baru wanita ini mengaku kalau KTP nya dipalsukan dengan cara discan. Peserta aslinya itu Rusni diganti dengan foto Nia. Foto pada surat tanda registrasi bidan (STR) juga berbeda. Iya inikan tes untuk formasi Pelaksana atau keterampilan bidan, Pemkot Makassar," jelas Supriady.

Di tempat terpisah, Kasubnit 1 Unit V Jatanras Ipda Bintang Cahya Sakti mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara wanita tamatan SMA ini menggantikan seseorang yang masih berhubungan keluarga dengannya.



"Sementara kita periksa di sini (Jatanras). Modusnya menggantikan orang ngakunya saudara jauhnya yang digantikan. KTP-nya atas nama pendaftar, tapi fotonya di rubah jadi fotonya dia (Nia) waktu dia mau masuk ujian kan diperiksa sama panitia," ujarnya.
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top