77 Siswa Dipaksa Makan Kotoran, Orang Tua: Senior Sudah di Luar Prikemanusiaan

Rabu, 26 Februari 2020 - 09:53 WIB
77 Siswa Dipaksa Makan...
77 Siswa Dipaksa Makan Kotoran, Orang Tua: Senior Sudah di Luar Prikemanusiaan
A A A
MAUMERE - Dunia pendidikan kembali tercoreng, pasca terkuaknya kasus 77 siswa SMP Seminari Bunda Segala Bangsa Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang menjadi korban dari kakak kelas yang menyuruh yuniornya memakan kotoran manusia, Rabu (19/2) lalu.

Menurut informasi yang diperoleh, kejadian ini bermula dari adanya kotoran manusia yang ditemukan di salah satu lemari kosong milik para siswa di asrama. Kakak kelas yang mengetahui hal ini langsung memanggil semua siswa kelas 7 guna mencari tahu pelaku.

Karena tidak ada yang mengaku, kedua kakak kelas yang marah itu langsung mengambil kotoran manusia itu menggunakan sendok, kemudian menyuruh ke 77 siswa SMP untuk memakan kotoran tersebut.

Kejadian ini diketahui oleh salah satu orang tua murid, usai mendapat laporan dari anaknya yang berhasil kabur dari sekolah dan menyampaikan hal ini pada orang tuanya.

Tak terima dengan tindakan para seniornya yang di luar batas ini, para orang tua pun langsung meminta pertanggungjawaban pihak sekolah pada Selasa (25/2). (Baca juga: Parah.....77 Siswa SMP di Sikka NTT Dipaksa Makan Kotoran Manusia saat Perpeloncoan )

Atas kejadian ini, Tinus, salah satu siswa SMP yang menjadi korban seniornya, menyatakan, sampai saat ini dirinya masih trauma dan takut pasca kejadian yang dialaminya.

Bahakan, dia pun meminta agar orang tuanya menjeput pulang. Dia mengaku tidak ingin lagi belajar di sekolah tersebut. “Saya sangat kecewa atas prilaku kakak senior yang semena-mena menyuruh sesuatu di luar kewajaran,” kata Tinus, Rabu (26/2/2020).

Sementara, salah satu orang tua murid SMP, Yosefina, juga mengungkapkan kekecewaannya kepada sekolah, terutama kepada para senior anaknya. Dia kecewa kenapa anaknya di suruh makan kotoran manusia yang menjijikan. “Saya sangat kecewa dengan kejadian ini. Saya berencana akan membawa pulang anak saya,” kata Yosefina.

Para orang tua kecewa, anak-anak mereka diperlakukan secara tidak manusiawi. Mereka juga menyesalkan adanya aksi di luar prikemanusiaan tersebut. Mereka juga meminta agar dua orang pelaku dihukum setimpal dengan perbuatan yang dilakukan dan di keluarkan dari sekolah tersebut.

“Mereka di paksa makan kotoran manusia, apabila tidak mau makan senior akan pukul. Aksi senior kepada ade kelas ini barangkali sering terjadi di seminari,” terangnya.
(pur)
Berita Terkait
Sanksi Tegas Kekerasan...
Sanksi Tegas Kekerasan di Sekolah
Kawal Kekerasan di Dunia...
Kawal Kekerasan di Dunia Pendidikan, Nadiem Makarim Tekankan Hal Ini
Ada Kekerasan di Ospek...
Ada Kekerasan di Ospek Unesa, Kampus Lakukan Evaluasi Total
Keterlaluan! 5 Pelajar...
Keterlaluan! 5 Pelajar di Cianjur Dipaksa Cium Kaki Senior, Ditendang hingga Ditabrak Motor
Kesal Sering Di-bully,...
Kesal Sering Di-bully, Pria di Tambora Sulutkan Korek Api ke Anak Rekan Kerjanya
Dua Lokasi Sekolah Ini...
Dua Lokasi Sekolah Ini Paling Banyak Terjadi Kasus Bullying Pelajar hingga Agustus 2023
Berita Terkini
Pelaku Penganiayaan...
Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan Wanita di Bekasi Ditangkap
29 menit yang lalu
3 Orang Tewas dan 20...
3 Orang Tewas dan 20 Rumah Ludes Terbakar Akibat Bentrok Warga di Pulau Adonara NTT
47 menit yang lalu
Jelang Final Piala Dunia,...
Jelang Final Piala Dunia, Caketum PBNU Gus Salam Jagokan Argentina Jadi Pemenang
52 menit yang lalu
39 Titik Kekeringan...
39 Titik Kekeringan di Kabupaten Bekasi, Perumda Tirta Bhagasasi Salurkan 1 Juta Liter Air Bersih
1 jam yang lalu
Cak Udin Open 2026 Tuntas...
Cak Udin Open 2026 Tuntas Digelar, Bukti Komitmen PKB Majukan Olahraga Rakyat
1 jam yang lalu
15.080 Pelari Ramaikan...
15.080 Pelari Ramaikan Riau Bhayangkara Run 2026, Gaungkan Gerakan Lawan Karhutla
1 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved