385 Gardu PLN Terdampak Banjir, Sebagian Wilayah Bekasi Gelap Gulita
Selasa, 25 Februari 2020 - 20:31 WIB
385 Gardu PLN Terdampak Banjir, Sebagian Wilayah Bekasi Gelap Gulita
A
A
A
BEKASI - Akibat banjir yang melumpuhkan Bekasi hari ini, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyebutkan sebanyak 742 gardunya terkena dampak. Alhasil, perusahaan plat merah tersebut terpaksa tidak mengoperasikan sementara gardu di beberapa titik lokasi terdampak banjir.
Manager Bagian Keuangan SDM dan Administrasi (KSA) PLN UP3 Bekasi, Aprilia Susanti, mengatakan, dari jumlah 742 gardu yang sempat terdampak banjir, saat ini yang sudah menyala baru sebanyak 357 gardu.
"Untuk gardu yang belum beroperasi sebanyak 385," ujar Aprilia kepada SINDOnews, Selasa (25/2/2020) petang. (Baca: Dikepung Banjir, Kepala BPBD Nyatakan Kota Bekasi Lumpuh)
Untuk daerah yang masih belum menyala, meliputi Teluk Pucung, Ds Sukamulya, Ds Muara Tawar, Ujung Harapan, Kaliabang Tengah, Babelan GD POM, Kaliabang, Rawa Aren, Pondok AFI, Babelan GD STIB, Rawalumbu, Perum Kostrad, Rawalumbu, PTI 1 dan PTI 2, serta Pengasinan.
Kemudian, sepanjang Jaya, Rawa Panjang, Jatimulya, Jalan Mandor Demong, Bojong Menteng, Pekayon, Perumnas 1, Perumnas 3, Jalan Kalimalang, RS Mitra Barat, Kayuringin, Jalan Agus Salim, Bekasi Islamic Center, Jalan Ahmad Yani, Duren Jaya, Aren Jaya, dan Taman Kebayoran. (Baca juga: Banjir, PLN Sengaja Padamkan Listrik Demi Keselamatan Warga)
Lalu, Kampung Bulu, Perum Griya Utama, Perum Citra Swarna, Perumnas 2, Bumi Anggrek, Bekasi Jaya Indah. Gardu selanjutnya yang masih belum dioperasikan yakni Rawa Tembaga, RSIB, Perum Danitra, Yayasan Mekar Sari/3960, Rawa Bugel, Teluk Buyung, Kota Legenda.
Selanjutnya, Perum GSP3, KBCA, Jatiwangi, Bekasi Timur Regency, Burangkeng, Sumur Batu, PSIG, Kawasan Industri Ciketing BTG, PT Panadium, Sukoyo, Yayasan Pendidikan dan Bahasa.
"PLN memastikan listrik di lokasi terdampak banjir dapat dinyalakan apabila sudah dinyatakan aman," tutupnya. (Baca juga: Jalan Kalimalang Banjir Satu Meter, Akses Jakarta-Bekasi Terputus)
Manager Bagian Keuangan SDM dan Administrasi (KSA) PLN UP3 Bekasi, Aprilia Susanti, mengatakan, dari jumlah 742 gardu yang sempat terdampak banjir, saat ini yang sudah menyala baru sebanyak 357 gardu.
"Untuk gardu yang belum beroperasi sebanyak 385," ujar Aprilia kepada SINDOnews, Selasa (25/2/2020) petang. (Baca: Dikepung Banjir, Kepala BPBD Nyatakan Kota Bekasi Lumpuh)
Untuk daerah yang masih belum menyala, meliputi Teluk Pucung, Ds Sukamulya, Ds Muara Tawar, Ujung Harapan, Kaliabang Tengah, Babelan GD POM, Kaliabang, Rawa Aren, Pondok AFI, Babelan GD STIB, Rawalumbu, Perum Kostrad, Rawalumbu, PTI 1 dan PTI 2, serta Pengasinan.
Kemudian, sepanjang Jaya, Rawa Panjang, Jatimulya, Jalan Mandor Demong, Bojong Menteng, Pekayon, Perumnas 1, Perumnas 3, Jalan Kalimalang, RS Mitra Barat, Kayuringin, Jalan Agus Salim, Bekasi Islamic Center, Jalan Ahmad Yani, Duren Jaya, Aren Jaya, dan Taman Kebayoran. (Baca juga: Banjir, PLN Sengaja Padamkan Listrik Demi Keselamatan Warga)
Lalu, Kampung Bulu, Perum Griya Utama, Perum Citra Swarna, Perumnas 2, Bumi Anggrek, Bekasi Jaya Indah. Gardu selanjutnya yang masih belum dioperasikan yakni Rawa Tembaga, RSIB, Perum Danitra, Yayasan Mekar Sari/3960, Rawa Bugel, Teluk Buyung, Kota Legenda.
Selanjutnya, Perum GSP3, KBCA, Jatiwangi, Bekasi Timur Regency, Burangkeng, Sumur Batu, PSIG, Kawasan Industri Ciketing BTG, PT Panadium, Sukoyo, Yayasan Pendidikan dan Bahasa.
"PLN memastikan listrik di lokasi terdampak banjir dapat dinyalakan apabila sudah dinyatakan aman," tutupnya. (Baca juga: Jalan Kalimalang Banjir Satu Meter, Akses Jakarta-Bekasi Terputus)
(thm)