Diduga Cemburu, Suami di Sidoarjo Kalap Bacok Istri hingga Tewas
Selasa, 25 Februari 2020 - 15:20 WIB
Diduga Cemburu, Suami di Sidoarjo Kalap Bacok Istri hingga Tewas
A
A
A
SIDOARJO - Ria warga Madiun yang tinggal di rumah kos Desa Keboansikep, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), ditemukan tewas bersimbah darah di depan kosnya pada Senin (24/2/2020) malam. Pembunuhan tersebut ternyata dilakukan pelaku yang tak lain suami korban sendiri. Aksi kejam pelaku diduga karena cemburu buta terhadap sang istri.
Polisi yang melakukan olah empat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian hingga Selasa (25/2/2020) dini hari langsung mengamankan suami korban.
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji menegaskan, saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolresta Sidoarjo. Menurut Sumardji, diduga kuat motif kasus pembunuhan itu akibat pelaku cemburu dengan korban, lalu terlibat cekcok dan berakhir dengan peristiwa berdarah itu.
“Pelaku yang merupakan suami korban sudah kita amankan, diduga bermotif cemburu,” tegas Kombes Pol Sumardji, Selasa (25/02/2020).
Sementara itu Tami, tetangga kos korban, kepada SINDOnews.com mengatakan, sebelum kejadian korban dan pelaku terlibat cekcok. Suami korban jarang pulang, karena bekerja di Gresik.
Saat kejadian terjadi, tetangga sempat mendengar korban teriak minta tolong dan diketahui bersimbah darah di depan rumah kos saat tetangga datang menolong.
“Waktu itu, saya mendengar suara minta tolong dari sebelah. Setelah saya datangi, korban sudah tergeletak bersimbah darah,” ujar Tami.
Polisi yang melakukan olah empat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian hingga Selasa (25/2/2020) dini hari langsung mengamankan suami korban.
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji menegaskan, saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolresta Sidoarjo. Menurut Sumardji, diduga kuat motif kasus pembunuhan itu akibat pelaku cemburu dengan korban, lalu terlibat cekcok dan berakhir dengan peristiwa berdarah itu.
“Pelaku yang merupakan suami korban sudah kita amankan, diduga bermotif cemburu,” tegas Kombes Pol Sumardji, Selasa (25/02/2020).
Sementara itu Tami, tetangga kos korban, kepada SINDOnews.com mengatakan, sebelum kejadian korban dan pelaku terlibat cekcok. Suami korban jarang pulang, karena bekerja di Gresik.
Saat kejadian terjadi, tetangga sempat mendengar korban teriak minta tolong dan diketahui bersimbah darah di depan rumah kos saat tetangga datang menolong.
“Waktu itu, saya mendengar suara minta tolong dari sebelah. Setelah saya datangi, korban sudah tergeletak bersimbah darah,” ujar Tami.
(zil)