Stunting Rendah, Kemenkes Jadikan Bogor sebagai Proyek Percontohan

Senin, 24 Februari 2020 - 20:00 WIB
Stunting Rendah, Kemenkes...
Stunting Rendah, Kemenkes Jadikan Bogor sebagai Proyek Percontohan
A A A
BOGOR - Kota Bogor kembali menjadi proyek percontohan untuk pengembangan Laboratorium Lapangan Percepatan Penurunan Stunting yang diinisiasi Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Hal ini disampaikan langsung Kepala Balitbang Kesehatan Kemenkes, Siswanto bersama rombongan saat audiensi dengan Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto dan Dinas Kesehatan Kota Bogor di Paseban Punta, Balai Kota Bogor, Jalan Ir. H. Juanda, Senin (24/2/2020).

"Kami ingin membangun kemitraan dengan Pemkot Bogor. Ada dua tahapan secara komitmen dengan MoU dan secara operasional yakni laboratoriumnya," ungkap Siswanto. Siswanto mengatakan, sebelumnya Balitbang Kesehatan sudah melakukan kegiatan studi kohort tumbuh kembang anak di Kecamatan Bogor Tengah.

Pihaknya melihat tumbuh kembang sejak dari kehamilan sampai balita. Hasil studi kohort ini menjadi modal untuk mengembangkan laboratorium ini."Dari hasil studi kami punya data status gizi balita Kota Bogor 18,3% yang artinya 2 dari 10 balita mengalami stunting. Angka ini jauh lebih baik dari angka nasional yang masih 3 dari 10 bayi mengalami stunting," katanya.

Meski begitu, lanjutnya, angka stunting ini masih harus terus diturunkan mengingat stunting ini menjadi komitmen tertinggi dari Presiden, Bupati/Wali Kota. Hal ini tentu harus didukung di tingkat operasionalnya yakni posyandu. Tak ayal Lab Lapangan ini diharapkan dapat menjadi model operasional penurunan stunting yang mengintegrasikan semua sektor.

"Di Kota Bogor juga kan sudah ada gerakan Taleus (Tanggap Leungitkeun Stunting) di Kota Bogor kita kolaborasikan. Saya yakin bisa jadi kegiatan yang lebih tajam, tepat dan terukur. Dan kalau Kota Bogor berhasil bakal jadi contoh daerah lain," ujarnya

Plt Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno mengatakan, terkait laboratorium pihaknya belum mengetahui secara detail, hanya saja memang ada kesepahaman Litbang Kemenkes dengan Pemkot Bogor tentang percepatan penurunan stunting. "Jadi kami sinergi untuk kegiatan yang sama atau ada kegiatan baru akan di detailkan lebih lanjut," ujarnya.

Dia menerangkan, data stunting Kota Bogor pada 2019 berdasarkan data by name by address berada di angka 4,52 persen atau dari 100 ribu bayi sekitar 4,5 ribunya bayi stunting. Angka ini relatif lebih rendah karena Kota Bogor tidak masuk di locus stunting.

Pihaknya melakukan intervensi stunting dengan cara spesifik, yakni memberikan layanan kesehatan dari mulai remaja, calon pengantin (Catin), ibu hamil, ibu menyusui, bayi dan balita."Kalau fokus di 1.000 hari kehidupan terhitung dari mulai hamil walau masih banyak orang yang telat tahunya. Sebaiknya belum hamil atau merencanakan hamil harus makan yang sehat, gizi seimbang, lakukan isi piringku, kalori cukup, jenis beragam dan micronutrient vitamin dan mineral yang ada di sayur dan buah," jelasnya.

Dia menambahkan, Pemkot Bogor saat ini fokus pada kesehatan ibu hamil sebagai awal terjadinya stunting. Mengingat faktor stunting yang rumit karena tidak hanya faktor kesehatan saja tetapi juga bisa dari faktor ekonomi, lingkungan, pengetahuan ibu memilih makanan dan lainnya. Sehingga diperlukan kepedulian dari semua tidak hanya Pemerintah Kota tapi juga masyarakat juga.

"Harapannya kami lima tahun kedepan bisa menghilangkan stunting atau harus nol dan ini bisa terwujud jika tidak ada kasus stunting baru," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Berlakukan Ganjil Genap...
Berlakukan Ganjil Genap Motor dan Mobil dari Jumat hingga Minggu
PPKM Darurat, Kebun...
PPKM Darurat, Kebun Raya Bogor Ditutup Hingga 20 Juli 2021
Darurat Covid-19, Pemkot...
Darurat Covid-19, Pemkot Bogor Terapkan WFH 100 Persen
Pemkot Bogor Buka Hotline...
Pemkot Bogor Buka Hotline Penanganan Jenazah Corona
Kota Bogor Terapkan...
Kota Bogor Terapkan Ganjil-Genap, Ini 11 Titik Lokasi Check Point
Antibodi Tinggi, Wali...
Antibodi Tinggi, Wali Kota Bogor Bima Arya Gagal Divaksin
Berita Terkini
Pemberdayaan UMKM Sawit,...
Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
15 menit yang lalu
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
9 jam yang lalu
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
11 jam yang lalu
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
12 jam yang lalu
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
12 jam yang lalu
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong, Pramono Ungkap 1 Korban Merupakan WNA
13 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Ingin Gabung...
Indonesia Ingin Gabung Proyek Jet Tempur Generasi Ke-5 Turki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved