Pemkab Bekasi Bangun Sistem e-Marketplace

Senin, 24 Februari 2020 - 19:30 WIB
Pemkab Bekasi Bangun...
Pemkab Bekasi Bangun Sistem e-Marketplace
A A A
BEKASI - Pemerintah Kabupaten Bekasi membangun sistem online untuk belanja rutin pengadaan makan dan minum (mamin) rapat. Program e-Marketplace memanfaatkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Selain itu, sistem e-Marketplace juga akan diberlakukan pada pengadaan alat tulis kantor (ATK).

Kebijakan ini mulai diberlakukan pada pertengahan tahun ini. Saat ini, program masuk tahapan penyusunan Peraturan Bupati (Perbup). “Peraturannya tengah diusulkan. Setelah disetujui baru program ini kami buat,” ujar Kabag Unit Lelang Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Bekasi Beny Saputra, Senin (24/2/2020).

Menurut dia, kebijakan ini untuk memberdayakan UMKM dalam belanja rutin pengadaan sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. “Sehingga usaha mereka berkembang berkat program ini,” katanya.

Apalagi semua kegiatan mamin maupun ATK bisa diakses khusus oleh pelaku UMKM. Untuk itu, keberadaan APBD bisa men-triggered pertumbuhan UMKM. ”Nanti bisa dihitung ada datanya. Nah, UMKM ini kan paling tangguh menghadapi krisis. Pemerintah bisa mencatat transaksi yang terkait statistik sektoral,” ungkapnya.

Beny menjelaskan, e-marketplace pada belanja rutin pengadaan mamin dan ATK akan dilakukan pada belanja rutin nilainya di bawah Rp50 juta. Penerapan e-marketplace mulai diterapkan akhir 2020. “Jika anggaran Rp10 juta pakai ganti uang, kalau yang di atas Rp10 juta - Rp50 juta pakai SPK, ini di bawah Rp50 juta,” ujar Beny.

Saat ini, pemerintah sedang menyiapkan aplikasi sebagai media untuk melakukan transaksi belanja mamin dan ATK melalui e-marketplace. Melalui aplikasi itu nantinya belanja mamin dan ATK di tiap instansi akan lebih efektif dan real time sehingga tidak ada lagi yang namanya belanja mamin atau ATK yang fiktif atau dipungli.

Misalnya, camat akan menggelar rapat. Dalam rapat itu dibutuhkan paket makan dan minumnya yang sudah disediakan anggarannya. Nanti tinggal klik saja warung makanannya melalui aplikasi, tinggal pesan untuk berapa orang. Pembayaran langsung transfer ke rekening pelaku UMKM. “Jadi mengurangi potensi kecurangan,” ucapnya.

Bupati Bekasi Eka Supria Atmadja mendukung program tersebut. Menurut dia, program ini bisa memajukan pelaku UMKM di Kabupaten Bekasi untuk tumbuh kembang bersaing dengan pelaku usaha lainnya. Sebab, pelaku UMKM saat ini dapat melakukan transaksi online sehingga diyakini bukan sesuatu hal yang baru bagi pelaku UMKM. “Jadi bukan sesuatu yang baru. Mereka sudah menyesuaikan,” ucapnya.

Bupati akan mengeluarkan Perbup sebagai persiapan penerapan e-marketplace. Setelah Perbup, sosialiasi, pelatihan bagi pejabat pengadaan, PPK bagi pelaku usahanya sendiri.
(jon)
Berita Terkait
Pelaku UKM di Bantaeng...
Pelaku UKM di Bantaeng Didorong Pasarkan Produk Lewat E-Commerce
Menteri Teten Akan Dorong...
Menteri Teten Akan Dorong Koperasi Jadi Kanal Pembiayaan bagi UKM
Kiat Sukses Diana Bakery,...
Kiat Sukses Diana Bakery, Mampu Bertahan Hadapi Pandemi
Berawal dari Pelatihan,...
Berawal dari Pelatihan, Kini Menjadi Inspirator Kemandirian
Kena Imbas Corona, Pengusaha...
Kena Imbas Corona, Pengusaha Pasar Malam Berupaya Bangkit
Tiga Dampak Positif...
Tiga Dampak Positif Ketika UKM Kenal Internet Menurut Facebook
Berita Terkini
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
2 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
3 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
5 jam yang lalu
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
6 jam yang lalu
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
7 jam yang lalu
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
7 jam yang lalu
Infografis
Sistem Pertahanan S-400...
Sistem Pertahanan S-400 India Dihancurkan oleh Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved