alexametrics

UMSU Medan Gelar Seminar Pra Muktamar Muhammadiyah ke-48

loading...
UMSU Medan Gelar Seminar Pra Muktamar Muhammadiyah ke-48
UMSU Medan Gelar Seminar Pra Muktamar Muhammadiyah ke-48
A+ A-
MEDAN - Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggelar Seminar Pra Muktamar Muhammadiyah ke-48 di Kampus Utama UMSU, Jalan Kapten Mukhtar Basri, Kota Medan, Sabtu (22/2/2019).

Seminar mengambil tajuk 'Jalan Baru Gerakan Kemanusian Muhammadiyah' dibuka Bendahara PP Muhammadiyah Marpuji Ali yang juga keynote speaker. Seminar ini merupakan rangkaian kegiatan di beberapa wilayah untuk menyemarakkan Muktamar Muhammadiyah yang akan berlangsung di Solo, Jawa Tengah pada 1-5 Juli 2020.

Bendahara Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Marpuji Ali mengajak warga Muhammadiyah untuk menyemarakkan dan menyukseskan Muktamar Muhammadiyah ke-48 yang digelar di Solo pada 1-5 Juli 2020. Muhammadiyah adalah gerakan Islam yang semata-mata melakukan amal saleh, amal kebajikan untuk umat, bangsa dan kemanusiaan yang didorong spirit Qur'an Surat Alma'un dan dipraktikkan Kyai Dahlan.



Upaya menginternalisasika spririt dengan sabar dan tanpa bosan seperti yang dilakukan pendiri Muhammadiyah itu kemudian diteruskan oleh banyak sang pencerah hari ini. "Gerakan baru kemanusiaan Muhammadiyah yang menjadi tema muktamar bukan dimaksudkan menghapus gerakan almarhum KH Ahmad Dahlan yang lama, namun gerakan yang sudah menusantara dan mendunia itu perlu kita pertajam sehingga cakrawala spektrumnya bisa lebih luas dan gerakan kemanusiaan Muhammadiyah itu benar-benar akan bisa dirasakan oleh masyarakat luas baik di Indonesia maupun di dunia," kata Marpuji.

UMSU menjadi salah satu universitas yang ditunjuk untuk menyelenggarakan seminar Pra Muktamar Muhammadiyah 2020 yang diharapkan bisa memberikan masukan ide dan gagasan untuk pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah ke-48.

Hasil seminar itu juga sebagai persiapan dan pembahasan materi dalam Muktamar Muhammadiyah dengan tema 'Jalan Baru Gerakan Kemanusiaan Muhammadiyah'.

Rektor UMSU Agussani mengatakan, seminar pra Muktamar ini adalah bagaimana agar sosialisasi syiar muktamar itu bisa dimulai dari cabang, daerah dan wilayah Muhammadiyah. Harapannya dapat memberikan rekomendasi yang dibawa tim perumus sehingga menjadi masukan oleh pengurus pusat Muhammadiyah.

"Saya harap dalam menyukseskan Muktamar Muhammadiyah dapat berjalan sukses, baik dalam rangka penyelenggaraan, sukses dalam berorganisasi dan sukses hasil," katanya.

Sedangkan Ketua PWM Sumut Prof Hasyimsyah Nasution mengatakan gelora Muktamar sudah sangat dirasakan di Sumatera Utara. Menyangkut dengan seminar Pra Muktamar dia berharap akan diperoleh gambaran yang jelas seputar jalan baru gerakan kemanusiaan Muhammadiyah.

Kegiatan seminar itu dilaksanakan dua sesi. Pertama menghadirkan narasumber Prof Dr Syamsul Anwar, MA yang membahas, "Spektrum dan Akar Masalah-masalah Kemanusiaan: Perspektif Agama". Selanjutnya Nurhadi, Phd dengan makalah "Spektrum dan Akar Masalah-masalah Kemanusiaan: Perspektif Sosial dan Budaya".

Narasumber berikutnya, Dr M Qorib dengan makalah, "Pelayanan dan Pemihakan Kelompok Difabel: Perspektif Agama". Narasumber berikutnya, Bahrul Fuad.

Seminar pada sesi kedua menghadirkan tiga pemakalah, yakni Dr Theresia Mahaputri, NM MARS MPH dengan judul "Pelayanan dan Peningkatan Partisipasi Kelompok Warga Senior", Kemudian, Dr Rahmawati Husen MCP dengan judul "Gerakan Kemanusiaan Muhammadiyah: Evaluasi dan Prospek". Penyaji kedua Dr Ismail Hasani SH MH dengan judul Muhammadiyah, Diskriminasi Sosial dan Kepedulian terhadap HAM.

Seminar diawali dengan performance UMSU Band yang menampilkan lagu Muktamar ke 48 Muhammadiyah karya Ketum PPM Haedar Nashir yang aransemennya digarap oleh Erros Sheila on Seven.

Seminar dihadiri pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Sumatera Utara. Tampak hadir Ketua PWM Sumut Prof Hasyimsyah Nasution MA dan Sekretaris PWA Sumut Dra Zubaidah Pohan. Kemudian para Ketua PDM Muhammadiyah se-Sumatera dan pimpinan perguruan tinggi Muhammadiyah se-Sumatera Utara.
(rhs)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak