Keluarga Korban Susur Sungai Pasrah dan Anggap Musibah

Minggu, 23 Februari 2020 - 08:05 WIB
Keluarga Korban Susur...
Keluarga Korban Susur Sungai Pasrah dan Anggap Musibah
A A A
SLEMAN - Para keluarga siswa SMPN 1 Turi yang hanyut terbawa arus saat kegiatan Pramuka susur sungai Sempor, Dukuh, Donokerto, Turi, Sleman menyatakan pasrah dan menganggap kejadian itu sebagai musibah. Meski begitu tetap menyayangkan kegiatan itu tetap dilaksanakan saat cuaca ektrem.

Agus Riyanto, 46, kakak Suprapto orang tua dari Feneza Dida Amialia, 13, kelas 7A warga Glagahombo, Girikerto, Turi mengatakan, menyayangkan saat terjadi hujan, tapi kegiatan susur sungai masih dilaksanakan.

(Baca juga: Diduga Lalai, Polisi Tetapkan Satu Pembina Tersangka Susur Sungai Sempor)

Ia pun menyarankan kepada sekolah dan lembaga agar melakukan mitigasi dan perencanaan yang matang kalau akan dilaksanakan susur sungai di musim kemarau.

"Masalah waktunya yang tidak tepat," kata Agus di SMPN 1 Turi, Sabtu (22/2/2020).

Namun, apapun itu sudah menjadi kehendak Allah, sehingga keluarga sudah ikhlas dan tidak akan menuntut pihak. "Segala persoalan terkait peristiwa ini akan diserahkan ke pihak berwajib," ungkapnya.

Hal yang sama diungkapkan, Adi Kurniati, keluarga dari Nur Azizah, 14 kelas 8A, warga Kembangarum, Donokerto, Turi. Ia mengatakan, sudah pasarah jika jalannya kejadian harus seperti ini.

"Diterima saja, lha wong namanya juga kecelakaan, bagaimana lagi namanya musibah," paparnya

Mengenai akan menuntut pihak sekolah. Menurut Kurniati sampai sekarang belum ada pembicaraa apapun dari keluarga. Apalagi masih berduka, sehingga belum bisa berpikir jernih.

"Belum ada pembicaan apa-apa sebab keluarga masih shok. Belum ke arah sana. Kebetulan Nur Azizah anak satu-satunya. Jadi belum bicara banyak. Tapi sepertinya tidak, sepertinya," jelasnya.
(maf)
Berita Terkait
Wow! Selama Lebaran...
Wow! Selama Lebaran Penduduk DIY Tambah 1,5 Juta Jiwa, Pemasukan Rp2 Trilun
Mulai Hari ini Kepala...
Mulai Hari ini Kepala Desa di Gunungkidul Resmi Disebut Lurah Desa
Kampanye Akbar di Kulonprogo,...
Kampanye Akbar di Kulonprogo, Ganjar Pranowo Bangga Jadi Bagian Keistimewaan DIY
13 Maret Cikal Bakal...
13 Maret Cikal Bakal Hari Jadi Daerah Istimewa Yogyakarta, Ini Alasannya
Pelajar yang Hilang...
Pelajar yang Hilang Terseret Arus Sungai Bedagai Ditemukan Tak Bernyawa
Asmindo Emoh DIY Provinsi...
Asmindo Emoh DIY Provinsi Termiskin di Pulau Jawa
Berita Terkini
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
9 menit yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
11 menit yang lalu
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
11 menit yang lalu
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
24 menit yang lalu
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
47 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
3 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved