Air Kali Ciliwung Terus Naik, Banjir Kepung 16 RT di Kampung Melayu

Kamis, 20 Februari 2020 - 18:13 WIB
Air Kali Ciliwung Terus...
Air Kali Ciliwung Terus Naik, Banjir Kepung 16 RT di Kampung Melayu
A A A
JAKARTA - Hujan yang mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak malam tadi membuat permukiman warga di Kebon Pala, Tanah Rendah, R0 08, Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur, dilanda banjir . Sementara ketinggian air di Kali Ciliwung akibat air kiriman dari Bogor terus naik dan sudah setinggi pinggang orang dewasa.

Seorang warga Kebon Pala, Fahrozi (47), mengatakan, air mulai naik ke permukiman warga sekitar pukul 14.00 WIB. Banjir kali ini merupakan yang ketiga kalinya.

"Air naik itu tadi siang, cepet bangat naiknya, arusnya juga deres, ini banjir yang ketiga di 2020," kata Fahrozi saat ditemui di lokasi, Kamis (20/2/2020). (Baca juga: Bendung Katulampa Siaga III, Warga Diimbau Waspada)

Dia mengatakan saat ini banjir mengepung hampir seluruh wilayah di Kebon Pala RW 08 yang terdiri atas 16 RT. Kendati demikian, dia tidak khawatir meski tinggi aliran kali Ciliwung yang berada di dekat permukiman sudah rata dengan rumah warga.

"Iya segini masih belum apa-apa bang, yang parah ya waktu tahun baru kemarin tuh, sudah sampe ke loteng (lantai 2)," ujar Fahrozi.
Air Kali Ciliwung Terus Naik, Banjir Kepung 16 RT di Kampung Melayu
Sementara itu, menurut Ketua RT 06, Eddy Karyadi (53), warganya sudah tidak kaget dengan banjir yang kerap melanda wilayah sekitar. Sebab mayoritas warga sudah menetap lama.

"Kita sudah enggak aneh lagi yang kaya gini, warga sudah terbiasa. Kan tinggal di sini sudah berpuluh-puluh tahun," kata Eddy. (Baca juga: Soal Banjir Kiriman dari Katulampa, Anies: Bisa Dikendalikan)

Hingga pukul 17.44 WIB aliran air makin deras dan ketinggian air pun semakin naik. Namun hal itu belum membuat warga sekitar berencana untuk mengungsi. Tetapi sebagian warga sudah berkemas menyiapkan keperluan untuk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Biasanya, banjir baru akan surut pada pagi harinya.

"Biasa warga kalau ngungsi itu airnya sudah setinggi leher baru dah pada ngungsi. Kalau cuma segini mah kita orang masih bertahan di lantai 2 saja. Tempat pengungsian itu biasa disediakan di kantor Kelurahan Kampung Melayu," pungkasnya.
(thm)
Berita Terkait
Riwayat Banjir Besar...
Riwayat Banjir Besar di DKI Jakarta Sejak 1918 Hingga 2020
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Sejumlah Hotel Disiapkan...
Sejumlah Hotel Disiapkan Untuk Tampung Warga Terdampak Banjir
Anies Bocorkan Jurus...
Anies Bocorkan Jurus Atasi Banjir di Kampung Cipinang
Anies Posting Ini di...
Anies Posting Ini di Akun Media Sosial, Antisipasi Banjir Datang
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Berita Terkini
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
19 menit yang lalu
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
40 menit yang lalu
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
48 menit yang lalu
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
48 menit yang lalu
Perjuangan Mahasiswa...
Perjuangan Mahasiswa Tembus Bundaran HI: Diblokade di Semanggi, Saling Dorong dengan Aparat di Tosari
1 jam yang lalu
BOLT Berkurban: Satu...
BOLT Berkurban: Satu Momen, Seribu Kebaikan
1 jam yang lalu
Infografis
Misteri Air Terjun Berdarah...
Misteri Air Terjun Berdarah di Antartika Terpecahkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved