Masuk Zona Merah, Bea Cukai Pekanbaru Awasi Perdagangan Satwa Ilegal

Rabu, 19 Februari 2020 - 18:15 WIB
Masuk Zona Merah, Bea...
Masuk Zona Merah, Bea Cukai Pekanbaru Awasi Perdagangan Satwa Ilegal
A A A
PEKANBARU - Bea Cukai berperan menjaga perbatasan dan melindungi masyarakat Indonesia dari penyelundupan dan perdagangan ilegal, termasuk siaga mengawasi perdagangan satwa yang dilindungi.

Seperti yang dilakukan oleh Kantor Wilayah Bea Cukai Riau dengan mengajak instansi pemerintah terkait, seperti Kepolisian dan BBKSDA dan masyarakat untuk menghijaukan zona merah perdagangan satwa Provinsi Riau.

“Provinsi Riau masuk dalam zona merah untuk perdagangan satwa dilindungi di Indonesia. Letaknya yang strategis, sering dijadikan sasaran sindikat internasional perdagangan satwa ilegal untuk memasarkannya ke luar negeri. Atas hal ini, kami merajut kinerja bersama untuk mengatasi permasalahan satwa hingga zona yang katanya merah ini akan menjadi hijau,” ungkap Kepala Kanwil Bea Cukai Riau, Ronny Rosfyandi saat menjadi pembicara di Green Radio Pekanbaru, bersama Kapolda Riau, Kepala BBKSDA Riau, dan perwakilan WWF Riau, beberapa waktu lalu.

Menurut Rony, satwa seperti trenggiling, harimau, orangutan, gading gajah, paruh burung rangkong, dan cula badak menjadi primadona di pasaran gelap internasional. Negara-negara Asia seperti Tiongkok, Vietnam, Malaysia, dan Jepang masih menjadi tujuan favorit peredaran satwa dilindungi.

Pada kesempatan sama perwakilan WWF Riau, Osmantri menyatakan pihaknya telah berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar daerah kawasan konservatif, bahwa satwa tersebut berharga dan tidak baik untuk diburu atau dipelihara. Selain hampir punah, banyak juga penyakit yang disebarkan oleh binatang liar.

Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya pun telah secara tegas menindak kasus tentang perburuan dan perdagangan satwa, “Kami akan terus meningkatkan ilmu tentang penyelidikan satwa dan cara-cara perburuan satwa, serta mengoptimalkan teknologi dalam pengawasannya,” ujarnya.
(alf)
Berita Terkait
Pemerintah Resmi Menaikkan...
Pemerintah Resmi Menaikkan Cukai Rokok 10 Persen untuk Tahun Depan
DJBC Sulawesi Bagian...
DJBC Sulawesi Bagian Selatan Ikut Meriahkan Hari Bea Cukai ke-75
Cukai Naik, Kemenkeu...
Cukai Naik, Kemenkeu Prediksi Produksi Rokok Turun 3,3 Persen
Gaji dan Tunjangan Pegawai...
Gaji dan Tunjangan Pegawai Bea Cukai Berbagai Golongan, Ada Sampai Puluhan Juta Sebulan
Sebut Netizen Babu dan...
Sebut Netizen Babu dan Bacot, Pegawai Bea Cukai Ini Kena Sanksi
Pelayanan Bea dan Cukai...
Pelayanan Bea dan Cukai Dipastikan Tetap Lancar Meski Gunakan Sistem Manual
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
3 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
4 jam yang lalu
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
10 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
12 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
13 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
13 jam yang lalu
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved