Pemprov DKI Pastikan MRT Fase II Saling Terintegrasi

Senin, 17 Februari 2020 - 19:01 WIB
Pemprov DKI Pastikan...
Pemprov DKI Pastikan MRT Fase II Saling Terintegrasi
A A A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta menyatakan pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) Fase II saling terintegrasi dengan moda transportasi lainnya. Tujuannya agar warga Jakarta menggunakan kendaraan umum dengan mudah dan terjangkau.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, semua stasiun MRT Fase II didesain untuk bisa terintegrasi dengan moda transportasi umum lain. Dengan begitu, tidak ada lagi masalah seperti yang terjadi pada bulan lalu.

Dimana, ada groundbreaking integrasi Stasiun MRT Asean dengan Halte CSW koridor 13 bus Transjakarta setelah keduanya resmi beroperasi. (Baca: Pembangunan MRT Bundaran HI-Harmoni Tidak Akan Ganggu Lalu Lintas)

"Sekarang, semuanya sudah dirancang untuk terintegrasi. Dan ini akan dilakukan untuk seluruh pembangunan transportasi umum, MRT maupun BRT, maupun LRT sebagai satu kesatuan," kata Anies di stasiun MRT Bundaran HI, Senin (17/2).

Anies menjelaskan, dalam beberapa waktu terakhir ini kabar baik tentang transportasi Jakarta bermunculan terus menerus. Pemprov DKI bersyukur bahwa bukan saja kualitas dan aktivitas layanan yang meningkat, tapi yang paling otentik dari alat ukur sebuah kemajuan transportasi umum itu bukan bertambahnya rute, armada, dan bukan bertambahnya jalur, tapi bertambahnya penumpang.

Kalau penumpang bertambah, lanjut Anies, artinya terjadi perubahan perilaku. Kalau jalur tambah artinya punya kemampuan fiskal, tapi begitu terjadi pergeseran dari kendaraan pribadi ke angkutan umum, tujuan paling akhir dari pembangunan transportasi massal itu terjadi.

"Ini semua bagian dari membangun transportasi massal umum di Jakarta yang terintegrasi. Harapannya project ini berjalan sesuai jadwal, jangan kompromi pada kualitas dan on budget. Kita berharap rekayasa lalu lintas, implikasi selama project bisa dikendalikan sebaik mungkin. Sehingga masyarakat bisa berkegiatan seperti biasanya, dan merasakan dampak yang minim dari proses pembangunan," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Berangkat Kerja Naik...
Berangkat Kerja Naik MRT, Anies Diminta Setiap Hari Gunakan Moda Transportasi
Anies: Simpang Temu...
Anies: Simpang Temu CSW Buat Penumpang Koridor 13 Berpindah Lebih Cepat dan Mudah
Berangkat Kerja Naik...
Berangkat Kerja Naik MRT, Anies Tanya Jajanan Enak di Sekitar Dukuh Atas
Ini Momen Anies Bawa...
Ini Momen Anies Bawa Sepeda Masuk ke Dalam MRT
Anies Dampingi MRT Jakarta...
Anies Dampingi MRT Jakarta MoU dengan 2 Perusahaan Industri Perkeretaapian Ternama Prancis
Anies Perkenalkan Sosok-sosok...
Anies Perkenalkan Sosok-sosok Anak Muda di Balik Proyek MRT Fase 2A, Siapa Mereka?
Berita Terkini
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
1 jam yang lalu
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
1 jam yang lalu
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
1 jam yang lalu
Soroti Kematian Dokter...
Soroti Kematian Dokter Icha, DPR Minta Kemenkes dan Polisi Usut Tuntas
2 jam yang lalu
Sidang Perdana Praperadilan...
Sidang Perdana Praperadilan Roy Suryo di PN Jaksel Digelar Hari Ini
2 jam yang lalu
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
8 jam yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved