Peduli Populasi Penguin, Relawan Greenpeace Semarang Gelar Aksi Damai

Minggu, 09 Februari 2020 - 16:07 WIB
Peduli Populasi Penguin,...
Peduli Populasi Penguin, Relawan Greenpeace Semarang Gelar Aksi Damai
A A A
SEMARANG - Sejumlah relawan Greenpace Indonesia Kota Semarang menggelar aksi damai di depan pintu gerbang gedung DPRD Jateng Jalan Pahlawan Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (9/2/2020).

Dalam aksinya, mereka menggelar aksi teatrikal dan mengusung beragam poster ajakan untuk peduli terhadap populasi penguin.

Relawan Greenpeace mendorong pemerintah agar secara aktif ikut serta dalam mewujudkan terbentuknya Perjanjian Laut Internasional (Global Ocean Treaty). Aksi serupa juga digelar di kota lainnya, diantaranya Jakarta, Makassar, Bandung, Pekanbaru, Yogyakarta, dan Padang.

Perlu diketahui, Greenpeace sedang berkampanye untuk sebuah kesepakatan global ambisius yang memungkinkan terciptanya jaringan suaka lautan, bebas dari aktivitas manusia yang berbahaya, yang menurut para ilmuwan perlu mencapai 30% lautan dunia pada tahun 2030 untuk memungkinkan populasi satwa liar di laut pulih.

“Kita aksi di sini ingin menyampaikan bahwa penguin di sana (antartika) sudah menurun populasinya seiring mencairnya es-es di antartika, karena perubahan iklim, pencemaran laut kayak sampah plastik, pengeboran laut dalam, penambangan laut itu salah satu faktor penyebab kerusakan laut kita,” kata Korlap aksi Mochammad Dafiq kepada SINDOnews.

“Pemerintah Indonesia harus ambil bagian dalam mewujudkan Perjanjian Laut Internasional. Sebagai bentuk keseriusan menyelamatkan serta melindungi laut Indonesia,” tegasnya.

Menurutnya, aksi damai yang digelar hari ini merupakan salah satu bentuk dorongan kepada pemerintah untuk berperan aktif dalam perjanjian laut internasional tersebut.

“Harapannya buat masyarakat Jateng, khususnya Semarang, kita bisa lebih bijak lagi berhadapan dengan alam karena alam tidak akan memberi kalau kita tidak pernah berbagi dan mengasihi. Jadi, kita harus berpikir untuk planet kita bagaimana caranya bisa tetap lestari dan tidak rusak seiring berjalannya waktu ke depan,” pungkasnya.
(zil)
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
KKP Dorong Inovasi Produk...
KKP Dorong Inovasi Produk Perikanan di Tengah Pandemi
KKP Ajak Warga Kepulauan...
KKP Ajak Warga Kepulauan Seribu Budidaya Rumput Laut
Penjualan Ikan Tidak...
Penjualan Ikan Tidak Terpengaruh Pandemi Corona
KKP Dorong Harmonisasi...
KKP Dorong Harmonisasi Perikanan Berkelanjutan Regional Asia Tenggara
Perketat Ekspor Benih,...
Perketat Ekspor Benih, KKP Fokus Dorong Budidaya Lobster
Berita Terkini
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
59 menit yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
1 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
2 jam yang lalu
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
3 jam yang lalu
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
3 jam yang lalu
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
4 jam yang lalu
Infografis
Driver Online Gelar...
Driver Online Gelar Aksi Mogok Massal se-Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved