Banjir Bandang di Tangerang, 30 Menit Air Langsung Setinggi Atap Rumah
Kamis, 06 Februari 2020 - 18:57 WIB
Banjir Bandang di Tangerang, 30 Menit Air Langsung Setinggi Atap Rumah
A
A
A
TANGERANG - Banjir bandang yang menerjang wilayah Mutiara Pluit, Periuk, Kota Tangerang, berlangsung sangat cepat. Hanya berlangsung sekitar 30 menit, air sudah setinggi atap rumah.
Banjir yang sangat cepat, membuat sejumlah warga kesulitan mengevakuasi harta bendanya. Kerugian akibat banjir pun ditaksir mencapai miliaran rupiah. (Baca juga: Hingga Hari ke-5, Banjir di Perumahan Periuk Damai Masih Tinggi)
"Hujan sejam saja di sini banjir. Enggak sampai setengah jam, seluruh RW 08 sudah penuh. Pokoknya cepat banget," ujar Ahmad, warga lingkungan RW 08, Periuk Damai, Kamis (6/2/2020).
Menurut Ahmad, banjir di wilayah Mutiara Pluit merupakan banjir bandang. Banjir mulai menggenangi rumah warga sejak tanggul jebol pada sore hari. Sedikitnya, ada empat tanggul yang jebol di wilayah perumahan itu. (Baca: Sudah 3 Hari, Banjir di Perumahan Mutiara Pluit Tangerang Masih Setinggi Atap)
"Banyak barang yang enggak sempat diamankan, ada yang keluar cuma pakai baju yang dipakai, ada yang cuma bisa menyelamatkan TV. Banyak juga yang kerendam," ungkapnya.
Banyak warga menangis dan jatuh pingsan saat mengetahui rumahnya sudah terendam banjir setinggi genting. Namun mereka tak berdaya. Selanjutnya, mereka dievakuasi ke masjid. (Baca juga: 3 Hari di Pengungsian, Korban Banjir di Tangerang Mulai Alami Stres Pikiran)
"Saat kejadian banyak yang pingsan dan menangis. Kalau saya, alhamdulliah enggak, karena langsung dievakuasi, karena sudah pengalaman. Kalau dulu waktu pertama-tama, habis semua," pungkasnya.
Banjir yang sangat cepat, membuat sejumlah warga kesulitan mengevakuasi harta bendanya. Kerugian akibat banjir pun ditaksir mencapai miliaran rupiah. (Baca juga: Hingga Hari ke-5, Banjir di Perumahan Periuk Damai Masih Tinggi)
"Hujan sejam saja di sini banjir. Enggak sampai setengah jam, seluruh RW 08 sudah penuh. Pokoknya cepat banget," ujar Ahmad, warga lingkungan RW 08, Periuk Damai, Kamis (6/2/2020).
Menurut Ahmad, banjir di wilayah Mutiara Pluit merupakan banjir bandang. Banjir mulai menggenangi rumah warga sejak tanggul jebol pada sore hari. Sedikitnya, ada empat tanggul yang jebol di wilayah perumahan itu. (Baca: Sudah 3 Hari, Banjir di Perumahan Mutiara Pluit Tangerang Masih Setinggi Atap)
"Banyak barang yang enggak sempat diamankan, ada yang keluar cuma pakai baju yang dipakai, ada yang cuma bisa menyelamatkan TV. Banyak juga yang kerendam," ungkapnya.
Banyak warga menangis dan jatuh pingsan saat mengetahui rumahnya sudah terendam banjir setinggi genting. Namun mereka tak berdaya. Selanjutnya, mereka dievakuasi ke masjid. (Baca juga: 3 Hari di Pengungsian, Korban Banjir di Tangerang Mulai Alami Stres Pikiran)
"Saat kejadian banyak yang pingsan dan menangis. Kalau saya, alhamdulliah enggak, karena langsung dievakuasi, karena sudah pengalaman. Kalau dulu waktu pertama-tama, habis semua," pungkasnya.
(thm)