3 Hari di Pengungsian, Korban Banjir di Tangerang Mulai Alami Stres Pikiran
Rabu, 05 Februari 2020 - 18:14 WIB
3 Hari di Pengungsian, Korban Banjir di Tangerang Mulai Alami Stres Pikiran
A
A
A
TANGERANG - Tiga hari berada di tempat pengungsian membuat warga korban banjir di Masjid Al-Jihad, Perum Periuk Damai, Kota Tangerang, mulai mengalami stres pikiran. Warga mulai kepikiran dengan kondisi rumah mereka yang terendam banjir sejak tiga hari lalu.
Mereka kepikiran harta bendanya yang hilang dan rusak terendam air, dan hanya bisa pasrah dengan bencana alam tersebut. Menurut Bidan Puskesmas Sangiang, Anisa (27), mulai hari ketiga ini pengungsi banjir banyak yang menderita stres pikiran. Mereka juga kelelahan, selama ada di pengungsian.
"Kebanyakan pusing, pas kita cek tensi darah tekanannya mulai tinggi. Bisa jadi karena kepikiran dan stres di pengungsian, juga karena memikirkan rumah mereka," kata Anisa saat ditemui di Posko Kesehatan, Rabu (5/2/2020) sore.
Berdasarkan data yang ada di posko, hingga pukul 17.05 WIB, total pengungsi yang melakukan pemeriksaan rutin ada sebanyak 60 orang dan kebanyakan orang dewasa. Mereka mengeluhkan gatal, pegal, dan batuk. (Baca: Sudah 3 Hari, Banjir di Perumahan Mutiara Pluit Tangerang Masih Setinggi Atap)
"Obat-obatan masih aman. Saat ini yang paling dibutuhkan minyak angin atau minyak kayu putih, sama tensoplas atau hansaplas. Tadi pagi ada, cuma sudah habis," ucapnya.
Mereka kepikiran harta bendanya yang hilang dan rusak terendam air, dan hanya bisa pasrah dengan bencana alam tersebut. Menurut Bidan Puskesmas Sangiang, Anisa (27), mulai hari ketiga ini pengungsi banjir banyak yang menderita stres pikiran. Mereka juga kelelahan, selama ada di pengungsian.
"Kebanyakan pusing, pas kita cek tensi darah tekanannya mulai tinggi. Bisa jadi karena kepikiran dan stres di pengungsian, juga karena memikirkan rumah mereka," kata Anisa saat ditemui di Posko Kesehatan, Rabu (5/2/2020) sore.
Berdasarkan data yang ada di posko, hingga pukul 17.05 WIB, total pengungsi yang melakukan pemeriksaan rutin ada sebanyak 60 orang dan kebanyakan orang dewasa. Mereka mengeluhkan gatal, pegal, dan batuk. (Baca: Sudah 3 Hari, Banjir di Perumahan Mutiara Pluit Tangerang Masih Setinggi Atap)
"Obat-obatan masih aman. Saat ini yang paling dibutuhkan minyak angin atau minyak kayu putih, sama tensoplas atau hansaplas. Tadi pagi ada, cuma sudah habis," ucapnya.
(whb)